BOLTARA– Perempuan kini tak lagi punya ruang untuk sekadar menjalani peran—mereka dituntut tampil sebagai penentu arah ketahanan keluarga sekaligus motor pembangunan daerah.
Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, Moh. Aditya Pontoh, menegaskan peran krusial perempuan sebagai fondasi utama ketahanan keluarga dan penggerak pembangunan daerah.
Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Milad ke-64 Wanita Islam tingkat kabupaten yang digelar di Resto Coconut Beach, kawasan Pantai Batu Pinagut, Selasa (6/5/2026).
Dalam sambutannya, Aditya menyoroti kompleksitas tantangan zaman yang menuntut perempuan mampu menjalankan multi peran secara seimbang. Ia menekankan bahwa perempuan tidak hanya berfungsi sebagai ibu dan pendidik dalam keluarga, tetapi juga harus hadir sebagai penggerak ekonomi dan aktor kepemimpinan di tengah masyarakat.
“Perempuan harus mampu menyeimbangkan berbagai peran, tanpa meninggalkan nilai keimanan dan akhlak,” ujarnya.
Organisasi perempuan, seperti Wanita Islam, memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mendorong pembangunan daerah.
Memasuki usia ke-64, Wanita Islam diharapkan semakin mempertegas kontribusinya dalam pemberdayaan perempuan serta pembinaan umat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TP PKK, perwakilan organisasi perempuan, Kementerian Agama, serta jajaran pimpinan perangkat daerah.(***)
