Manado, Jamaah Haji Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari beberapa Kabupaten/Kota mulai memasuki Wisma Haji, Tuminting, Kota Manado.
Kepala Kementrian Haji dan Umroh Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengatakan, hari ini jamaah haji mulai masuk Wisma Haji Tuminting, Manado, Sulut.
“Hari ini jamaah haji Provinsi Sulut 100% mulai dari Kota Manado, Sangihe, Talaud, Sitaro, Tomohon, Bolang Mongondow Raya (BMR), Kota Bitung, Minahasa, Selatan (Minsel), Minahasa Utara (Minut), Minahasa Tenggara (Mitra), dan Minahasa, masuk Wisma Haji Tuminting,”ujar Wahyudin Ukoli, Jumat (1/5/2026).
Dari pantauan awak media ini, jamaah haji menggunakan bus dari masing-masing kabupaten, yang juga ditemani oleh keluarga.
Ukoli menyampaikan, Tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan Kementrian yang baru dan perdana menyelenggarakan ibadah haji yang ramah lansia disabilitas, dan perempuan kemenhaj Sulut berkomitmen berikan pelayan terbaik untuk tamu-tamu Allah yang akan beribadah haji.

Dikatakannya, bahkan mulai dari kemarin sampai hari saat apel siaga kami menyampaikan kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Sulut dalam pelayanan nanti kepada jamaah haji anggap mereka seperti saudara, dan orang tua kita.
“Seluruh petugas diminta memberikan pelayanan sepenuh hati dan murah senyum, tidak harus menunjukkan sikap yang dapat mengganggu kenyamanan jamaah,”ungkapnya.
“Kalau ada panitia yang dalam pelayanan kasih lihat muka-muka masa, cepat laporkan. Hari itu juga kami pulangkan,”sambungnya dengan nada tegas.

Sedangkan untuk petugas kesehatan telah melakukan pemetaan terhadap jemaah berisiko tinggi (risti), termasuk kategori lanjut usia dan kondisi kesehatan tertentu.
“Petugas kesehatan di kloter 5 dan 6 sudah melakukan pemetaan. Hampir 70% jemaah masuk kategori risiko tinggi dan akan mendapatkan pelayanan khusus,” pungkasnya.
Untuk diketahui, selain peningkatan kualitas layanan secara langsung, tahun ini Kemenhaj Sulut juga menghadirkan inovasi berupa platform digital pengaduan. Jemaah yang merasa tidak mendapatkan pelayanan optimal dapat melaporkan melalui aplikasi resmi Kemenhaj RI, Kawal Haji.
