MANADO– Di tengah peringatan HKG PKK ke-54, Wali Kota Manado Andrei Angouw menegaskan satu hal krusia masa depan kota bahkan bangsa ditentukan dari seberapa kuat fondasi keluarga hari ini.
Pemerintah Kota Manado menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang digelar di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Selasa (28/4/2026).
Wali Kota Manado, Andrei Angouw, hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Irene Angouw-Pinontoan. Kegiatan ini mengangkat tema penguatan 10 Program Pokok PKK sebagai bagian dari implementasi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Angouw memberikan apresiasi atas kontribusi nyata PKK yang dinilai konsisten bekerja di lini paling mendasar: keluarga.
Kekuatan sebuah daerah bahkan negara tidak lahir dari kebijakan semata, melainkan dari ketahanan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.”Jika keluarga kuat, maka masyarakat akan sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, peran PKK sangat strategis dalam memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat dari level paling dasar. Karena itu,
Angouw mendorong peningkatan kinerja PKK, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan keluarga.
Momentum peringatan ini juga ditandai dengan prosesi pemasangan dan peniupan lilin HKG ke-54 serta peninjauan stand Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dari berbagai kecamatan di Manado.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah dr. Steaven Dandel, pimpinan organisasi perempuan, hingga jajaran TP-PKK dari berbagai daerah.(***)





