Gubernur Sulut Lepas 394 Jamaah Haji Provinsi Sulut

oleh -76 Dilihat

Manado, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melepas 394 jamaah haji Tahun 1447 H/2026 M, di Gedung Aula Wisma Haji Tuminting, Kota Manado, Selasa (27/4/2026).

Dalam sambutan Gubernur Sulut mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga solidaritas selama berada di Arab Saudi.

Hal ini disampaikannya sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi jemaah asal Sulawesi Utara (Sulut), terutama mengingat dominasi kelompok lanjut usia dalam rombongan keberangkatan tahun tersebut.

acara pelepasan jamaah haji ini bukan seremoni semata, melainkan kesiapan fisik jamaah menghadapi ibadah di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.

Dikatakannya, ibadah haji menuntut ketahanan fisik dan mental. Sembari mengingatkan jamaah untuk disiplin menjaga kesehatan, saling mengingatkan satu dengan lainnya sebagai duta bangsa.

“Jamaah haji harus menjaga sikap, kebersamaan, dan nama baik Daerah Nyiur Melambai selama menjalankan ibadah di Arab Saudi,”ujar Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, SE.

Gubernur juga menyentil peran tim medis yang mendampingi jamaah. Ia meminta pemantauan intensif, terutama bagi jamaah haji yang sudah lansia.

Menurutnya, langkah antisipatif seperti klasterisasi jamaah berdasarkan kondisi kesehatan dan pemeriksaan rutin menjadi kunci utama.

“Ini bukan perjalanan wisata, tapi perjalanan ibadah. Kesehatan harus dijaga agar seluruh rangkaian ibadah berjalan optimal,” ujarnya.

“Petugas kesehatan harus aktif memantau. Pengecekan rutin penting agar kondisi jamaah tetap stabil,”sambungnya.

Sentuk perhatian Kepala Daerah kepada masyarakatnya yang akan berangkat ibadah haji, di tengah suhu tinggi di Arab Saudi dengan dukungan konkret memberikan bantuan pribadi darinya berupa kipas angin portabel bagi semua jamaah haji.

Kebijakan tersebut diambil sebagai respons terhadap kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi, dengan suhu udara mencapai sekitar 45 derajat Celsius.

“Perangkat sederhana tersebut diharapkan mampu membantu menjaga kenyamanan serta kesehatan jemaah, dan setiap menggunakan kipas ini jamaah haji akan selalu ingat bahwa Pak Gubernur selalu menyertai mendampingi warga masyarakat”ungkapnya.

Pemprov Sulut juga menyerahkan bantuan finansial sebesar Rp5 juta kepada masing-masing jemaah.

Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam acara pelepasan, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meringankan beban biaya pribadi selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Utara, Wahyuddin Ukoli, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap perhatian pemerintah daerah.

“Dukungan tersebut mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,”jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.