Banjir Bakan Disorot, Bupati Bolmong “Turunkan Tangan” Bareng JRBM

oleh -391 Dilihat

BOLMONG– Krisis banjir di Desa Bakan akhirnya memaksa Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) duduk satu meja, menyepakati langkah tegas demi menyelamatkan warga dan memastikan investasi tak jadi sumber masalah.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menggelar forum diskusi strategis bersama manajemen PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) dan perwakilan masyarakat lingkar tambang, Kamis (23/04), di Ruang Rapat Bupati.

Pertemuan yang dipimpin langsung Bupati Yusra Alhabsyi, didampingi Wakil Bupati Dony Lumenta, menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dengan kebutuhan riil masyarakat serta regulasi daerah.

Salah satu isu paling krusial yang dibahas adalah persoalan banjir di Desa Bakan. Dalam forum tersebut, pemerintah dan pihak perusahaan sepakat membentuk tim gabungan untuk mengkaji penyebab banjir secara komprehensif serta merumuskan langkah teknis penanganan.

Tak hanya itu, demi menjamin transparansi, rencana program CSR PT JRBM tahun 2026 akan dikonsultasikan secara kolektif ke Kementerian ESDM agar selaras dengan Peraturan Daerah Bolmong.

Di sektor ketenagakerjaan, Pemkab Bolmong juga mempertegas aturan bagi kontraktor baru yang bekerja sama dengan JRBM. Mereka wajib melapor ke Dinas Tenaga Kerja dan memastikan seluruh pekerja terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, penguatan ekonomi lokal juga menjadi perhatian. PT JRBM akan menggandeng PD Gadasera untuk mengembangkan UMKM, dengan fokus pada produk unggulan seperti cocomesh, pupuk organik, budidaya kelapa genjah, dan produk kemasan ikan teri.

Forum ini turut dihadiri unsur Forkopimca, para kepala dinas terkait, serta perwakilan masyarakat dari desa lingkar tambang seperti Bakan, Lolayan, Mopusi, dan Matali Baru.

Pemerintah berharap, sinergi ini mampu menjaga keseimbangan antara investasi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.