BOLTARA– Sebanyak 537 rumah bagi warga berpenghasilan rendah di Bolaang Mongondow Utara dipastikan segera dibangun setelah Bupati Sirajudin Lasena turun langsung membuka koordinasi besar lintas sektor.
Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026, Selasa (15/04/2026), di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa program BSPS merupakan tindak lanjut arahan Menteri saat Musrenbang Provinsi 2027, sekaligus menjadi program strategis Presiden Republik Indonesia yang wajib mendapat perhatian serius seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa.
Boltara sendiri, berdasarkan arahan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, memperoleh alokasi 537 unit rumah BSPS yang bersumber dari APBN.
“Jika program ini dikelola dengan baik, dampaknya terhadap ekonomi masyarakat akan sangat besar,” tegas Sirajudin.
Program BSPS bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah, baik melalui rehabilitasi maupun pembangunan baru, guna mempercepat pengurangan rumah tidak layak huni (RTLH).
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan kesamaan persepsi seluruh pihak agar program berjalan tepat sasaran.
“Gunakan data yang akurat agar tidak menimbulkan asumsi di masyarakat,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri para Asisten Sekda, Kepala BPS Boltara, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta para sangadi se-Boltara.(***)
