Guide Tangkoko Titip Harapan ke Raja Juli saat Kunjungan Dirjen

oleh -2349 Dilihat
Sejumlah pemandu wisata tangkoko saat berdua foto bersama Dirjen Perhutanan Sosial dan Kepala BKSDA Sulut. (foto istimewa)

BITUNG — Kunjungan kerja Direktur Jenderal (Dirjen) Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI, Catur Endah Prasetiani, ke Taman Wisata Alam (TWA) Batuputih, Kota Bitung, mendapat apresiasi dari para pemandu wisata Tangkoko, Sabtu (11/4/2026).

Kunjungan tersebut sebelumnya dijadwalkan turut dihadiri Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni. Namun, karena agenda mendesak, kehadiran menteri diwakili oleh Dirjen Catur Endah Prasetiani.

Dalam kunjungan itu, Catur didampingi Kepala BKSDA Sulawesi Utara, Danny Hendry Pattipeilohy, bersama jajaran. Selain agenda kunjungan kerja, rombongan juga melakukan pelepasliaran sejumlah satwa, yakni burung elang putih, perkici dora, serta tiga ekor tarsius.

Salah satu pemandu lokal, Fergina Baware, mengaku bangga dapat bertemu dan berdialog langsung dengan Dirjen Perhutanan Sosial.

“Ini momentum langka yang patut diapresiasi. Kehadiran pejabat penting Kementerian Kehutanan menunjukkan bahwa kawasan konservasi Tangkoko mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” ujarnya kepada awak media.

Hal senada disampaikan Ketua Pemandu Wisata Tangkoko, Ardi Mirontoneng. Ia menilai, meski Menteri Kehutanan tidak hadir langsung, kunjungan ini tetap menjadi sinyal positif bagi pengembangan kawasan.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Semoga menjadi langkah awal untuk pengembangan wisata alam yang lebih baik,” katanya.

Menurutnya, kawasan Tangkoko merupakan salah satu destinasi unggulan di Sulawesi Utara yang dikenal dengan keanekaragaman hayati, termasuk satwa endemik seperti tarsius dan monyet hitam Sulawesi.

Para pemandu wisata pun berharap pemerintah terus mendorong upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan fasilitas penunjang wisata.

“Kami berharap ada perhatian lebih, baik dari sisi konservasi maupun pengembangan infrastruktur wisata, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” tambahnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan pengembangan sektor pariwisata di kawasan konservasi Tangkoko. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.