, ,

Fenomena dari Perut Bumi Gegerkan Warga Madidir, Getaran dan Bunyi Masih Misterius

oleh -1582 Dilihat
Warga Madidir Ure Lingkungan I saat melihat langsung fenomena alam dari perut bumi. (foto istimewa)

BITUNG – Fenomena getaran disertai bunyi misterius dari dalam tanah terjadi di Kelurahan Madidir Ure, Lingkungan I RT 005, Kota Bitung, dan masih dalam tahap penyelidikan oleh instansi terkait.

Peristiwa yang menggegerkan warga ini dilaporkan telah berlangsung sejak sekitar 23 Maret 2026 atau hampir dua pekan terakhir.

“Awalnya tidak menentu, ada jeda waktu. Tapi sekarang bisa berlangsung hingga sekitar tiga jam, dengan suara seperti ketukan benda padat,” ujar warga setempat, Fendi Kilateng. Sabtu (4/4/2026)

Fenomena ini memicu kekhawatiran warga karena sumber bunyi dan getaran belum diketahui secara pasti. Laporan telah disampaikan ke pemerintah setempat, BPBD Kota Bitung, hingga aparat kepolisian.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bitung, Fivy Kadeke, menegaskan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kejadian tersebut karena tidak ditemukan indikasi awal seperti retakan tanah atau tanda geologis lainnya.

“Belum bisa disimpulkan. Namun kami sudah turun langsung melakukan observasi di lokasi,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, BPBD memastikan telah melakukan koordinasi lintas instansi untuk penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan fenomena alam tersebut.

“Kami telah menyurat dan berkoordinasi dengan Dinas PUTR, Perumda Air Minum Duasudara, serta Dinas SDA bidang geologi. Penanganan ini membutuhkan kajian teknis secara komprehensif,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan sumber fenomena, sekaligus mengantisipasi potensi risiko yang dapat membahayakan warga.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bitung, Ronald Gunawan Kansil, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses penanganan hingga ada kepastian.

“Keselamatan warga menjadi prioritas. Kami mendorong agar penyebab fenomena ini segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” ujarnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.