BOLTIM – Aktivitas pagi di sejumlah desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kini tampak lebih semarak.
Di tengah rutinitas warga yang mulai beraktivitas, terlihat prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong mendampingi proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini mulai berdiri di beberapa titik wilayah.
Pembangunan koperasi tersebut tersebar di tujuh desa, yakni Desa Lanut, Desa Buyandi, Desa Motongkad, Desa Bangunan Wuwuk, Desa Purworejo, Desa Matabulu, serta Desa Kotabunan Selatan.
Di sejumlah lokasi, progres pembangunan sudah mulai terlihat dan disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat.
Meski hadir di tengah proses pembangunan, keterlibatan TNI bukan dalam bentuk pekerjaan fisik.
Para prajurit berperan sebagai pendamping, konsultan, sekaligus pengawas guna memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana serta tepat sasaran bagi kebutuhan masyarakat desa.
Komandan Kodim 1303/Bolaang Mongondow, Letkol Inf Manashe Lomo, SH, MIP, menegaskan bahwa TNI mendukung penuh program pembangunan koperasi desa yang bertujuan memperkuat ketahanan wilayah melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“TNI dalam kegiatan ini berperan sebagai pendamping dan pengawas. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat desa,” ujar Manashe.
Menurutnya, keberadaan koperasi desa menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Melalui koperasi, warga diharapkan memiliki wadah bersama untuk mengembangkan usaha dan memperkuat perekonomian secara kolektif.
Pembangunan KDKMP yang saat ini berlangsung di tujuh desa tersebut ditargetkan selesai tepat waktu agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kehadiran TNI sebagai pendamping dan pengawas juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memacu semangat gotong royong warga dalam menyukseskan program pembangunan desa.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri dinilai sebagai langkah nyata dalam memperkuat fondasi ekonomi dari tingkat desa.
Selain itu, program ini juga menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (**)
