Gas Pol Ketahanan Pangan! Joune Ganda Turun Tangan, Nelayan Minut Diguyur Bantuan Besar

oleh -345 Dilihat
oleh
Oplus_131072

MINUT – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus memacu sektor perikanan sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan daerah.

Langkah konkret itu ditunjukkan dengan penyaluran bantuan sarana dan prasarana perikanan kepada kelompok masyarakat pembudidaya ikan.
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada kelompok perikanan, Sabtu (14/3/2026), di Desa Talawaan, Kecamatan Talawaan.

Program bantuan ini menyasar kelompok perikanan yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Kema, Kauditan, Talawaan, Wori, Likupang Timur, dan Likupang Barat.

Bupati Joune Ganda menegaskan, bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan produksi perikanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Minahasa Utara. Program tersebut juga sejalan dengan kebijakan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Joune, dukungan pemerintah sangat penting untuk membantu para pelaku usaha perikanan meningkatkan hasil produksi, sekaligus memperbaiki kesejahteraan ekonomi keluarga nelayan dan pembudidaya ikan.

“Bantuan ini diberikan secara gratis tanpa biaya apapun. Kami berharap dapat membantu menggerakkan ekonomi masyarakat pelaku perikanan,” ujar Joune Ganda.

Pada kesempatan yang sama, Joune Ganda dan Kevin Lotulung juga melakukan pelepasan bibit ikan nila ke kolam budidaya serta panen ikan bersama kelompok pembudidaya. Kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor perikanan di Minahasa Utara.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Minahasa Utara, Jack Paruntu, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan utama untuk menunjang aktivitas budidaya dan distribusi hasil perikanan.

“Bantuan yang diberikan terdiri dari 23 unit freezer berkapasitas 300 liter, 36 unit coolbox, serta 13.800 kilogram pakan ikan dan bibit ikan nila,” jelas Paruntu.

Ia menambahkan, fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kelompok perikanan, memperkuat rantai distribusi hasil tangkapan maupun budidaya, serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa Utara.

Dengan dukungan sarana tersebut, pemerintah daerah optimistis sektor perikanan Minut akan terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir maupun pedesaan.(***)