MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan akan melakukan evaluasi ketat terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Penyedia layanan yang tidak memenuhi standar gizi bagi penerima manfaat dipastikan akan dikenai sanksi tegas.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Makanan Bergizi Gratis Kabupaten Minahasa saat membuka kegiatan Edukasi, Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program MBG, yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, serta memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan. Program ini dinilai strategis karena menyasar masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, agar memperoleh asupan gizi yang memadai.
Vanda menegaskan pelaksanaan program harus terus dimonitor dan dievaluasi secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas makanan yang disediakan tetap terjaga sekaligus menjamin efektivitas distribusinya kepada para penerima manfaat.
“Edukasi, monitoring, dan evaluasi ini penting agar program Makanan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Jika di kemudian hari ditemukan tidak memenuhi standar gizi, maka akan ada sanksi tegas bagi SPPG maupun stakeholder yang terlibat,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pangan, Kabag Prokopim, Camat Tondano Barat, Kepala SPPG, serta para ahli gizi yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Minahasa.(***)
