Rapat Paripurna DPRD Memaknai 601 Tahun Sangihe: Menjaga Warisan Luhur, Membangun Masa Depan di Bumi Tampungang Lawo

oleh -544 Dilihat
Kolase Foto Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT ke-601 Daerah Kepulauan Sangihe

Sangihe, SuaraSulut.com Enam abad lebih perjalanan sejarah telah mengakar di Bumi Tampungang Lawo, dan semangat itu kembali membara dalam kekhidmatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (31/1/2026). Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-601 ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah momentum sakral untuk menoleh sejenak ke belakang, menghormati tetesan keringat para leluhur, sekaligus memantapkan langkah menuju masa depan yang lebih gemilang.

Suasana di ruang rapat paripurna tampak berbeda. Kepemimpinan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ferdy Sondakh, membawa aura penghormatan mendalam terhadap sejarah panjang daerah perbatasan ini. Dalam sambutannya, Sondakh menegaskan bahwa eksistensi Sangihe hari ini adalah buah dari ketangguhan para tokoh masa lalu.

Tampak Ketua DPRD Ferdy Sondakh, S.E saat menyambut kedatangan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E, M.M

“Momentum Perayaan Hari Lahir Daerah Kepulauan Sangihe ini, kita diingatkan kembali akan segala para pejuang, para tokoh sebagai penetap dasar atau Founding Father yang telah memberikan kontribusi yang terbaik, secara fisik maupun pemikiran untuk mempertahakan keberadaan daerah kita tercinta,” ungkap Ferdy Sondakh.

Menurut Ferdy Sondakh, semua jasa para perjuangan para pahlawan Sangihe di masa lalu, menunjukan keberanian, dan ketangguhan para pendahulu dalam mempertahankan wilayah Sangihe.

Asisten II Sekprov, Chrestiano Talumepa yang hadir dalam Rapat Paripurna DPRD mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut

“Sehingga, Suku Sangihe di tatanan masyarakat Sulawesi Utara dikenal sebagai suku yang pemberani, pekerja keras, berani menghadapi tantangan, tidak suka pengkhianatan, tapi tulus dalam pertemanan,” sambung Sondakh.

Tak lupa juga Sondakh mengingatkan kepada semua hadirin bahwa momentum HUT Daerah ini harus menjadi refleksi terhadap apa yang telah dan apa yang akan dilakukan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Nusa Utara agar menjadi inspirasi dan motivasi untuk berkarya, dan berprestasi demi meraih cita-cita dan harapan yang lebih baik.

Tampak Grup Musik Bambu Bethesda Sesiwung yang terundang meramaikan Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-601 Daerah Kepulauan Sangihe

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E, M.M mengatakan bahwa dalam suasana Perayaan Hari Lahir Daerah ini merupakan momentum reflektif untuk mengenang perjalanan panjang sejarah Kepulauan Sangihe, meneguhkan jatidiri sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah tercinta.

“Tahun ini, Peringatan Hari Lahir Daerah Kepulauan Sangihe mengusung tema: ‘Bersukacitalah Dalam Berkat dan Rahmat Tuhan’. Tema ini mengandung makna yang sangat mendalam, bahwa ditengah berbagai tantangan dan dinamika pembangunan, kita diajak untuk tetap bersyukur, optimis, serta terus bekerja dan melayani dengan keyakinan bahwa setiap ikhtiar yag dilakukan dengan tulus, senantiasa berada didalam penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Bupati Thungari.

Para Pimpinan dalam Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-601 Daerah Kepulauan Sangihe

Thungari mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 1 tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, menyadari pelaksanaan pembangunan daerah berlangsung ditengah kebijakan efisiensi anggaran. Namun dengan perencanaan yang cermat, pengelolaan yang akuntabel, serta sinergi lintas sektor, Pemerintah Daerah tetap mampu melaksanakan pembangunan.

“Terutama pada sektor-sektor strategis seperti infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas layanan publik, agar masyarakat tetap memperoleh pelayanan yang layak dan berkeadilan. Capaian-capaian pembangunan yang kita raih sepanjang tahun 2025, tidak terlepas dari dukungan, sinergi dan kemitraan yang kuat DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui fungsi Legislasi, Penganggaran, dan Pengawasan. DPRD telah menjadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah karena masukan hingga pandangan para Wakil Rakyat telah membantu Pemerintah Daerah dalam memahami dan merespon aspirasi masyarakat secara lebih tepat,” tutup Thungari.

Para Anggota DPRD bersama Tamu Hadirin yang turut serta dalam Rapat Paripurna HUT ke-601 Daerah Kepulauan Sangihe

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI Yulius Selvanus diwakili Asisten II Sekprov, Chrestiano Talumepa yang hadir dalam Rapat Paripurna DPRD saat membacakan sambutan mengajak untuk evaluasi bersama sebagai pemerintah dituntut untuk melihat secara jujur apa yang telah dicapai, sekaligus menyadari berbagai tantangan yang masi harus dihadapi kedepan.

“Pembangunan Daerah menuntut kolaborasi yang kuat antara eksekutif dan Legislatif, Sinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Talumepa membacakan sambutan Gubernur.

Disela Rapat Paripurna, dilaksanakan Penyerahan Hadiah untuk para pemenang lomba oleh para pimpinan.

Lebih Lanjut Talumepa mengatakan bahwa Pemprov Sulut senantiasa berkomitmen untuk mendukung pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe, sejalan dengan visi pembangunan provinsi yang menekankan pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia, penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang baik dan bersinergitas.

“Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta sumberdaya manusia yang unggul yang apabila, potensi tersebut dikelola secara optimal, inovatif dan berkelanjutan, maka akan menjadi motor penggerak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peringatan Hari Lahir Daerah ke 601 Tahun ini menjadi penanda perjalanan panjang Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam dinamika pembangunan,” tandas Talumepa.

Berfoto bersama usai Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-601 Daerah Kepulauan Sangihe

Rapat Paripurna yang dimulai tepat pukul 11.00 WITA ini menjadi saksi kekompakan para pemimpin “Permata Nusa Utara”. Bupati Michael Thungari bersama istri, Cherry Shandyca Soeyoenus, serta Wabup Tendris Bulahari bersama istri, tampak gagah mengenakan pakaian adat Sangihe berwarna krem dengan ornamen keemasan—sebuah simbol kebanggaan atas identitas budaya yang tetap dijaga meski zaman terus bergulir.

Dukungan penuh juga terlihat dari kehadiran jajaran Forkompimda, Sekda Melancton Harry Wolf, para Kepala SKPD, hingga tokoh-tokoh penting seperti Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, dan Komisaris Utama Bank SulutGo, Ramoy Markus Luntungan. Kehadiran para mantan Bupati Sangihe kian menambah nilai emosional acara, menegaskan bahwa membangun Sangihe adalah kerja estafet yang tak boleh putus. Di usia ke-601 ini, Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak hanya merayakan angka, tetapi merayakan ketangguhan sebuah bangsa di beranda utara Nusantara.

(Erick Sahabat)

No More Posts Available.

No more pages to load.