Perkuat Ketahanan Pangan, Polres Mitra Panen Raya Jagung Serentak Dukung Swasembada Nasional 2026

oleh -640 Dilihat
oleh

SUARASULUT.COM, Ratahan – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Tenggara (Mitra) menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

Hal ini dibuktikan melalui aksi nyata Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 yang digelar di lahan Blok B Pemkab Minahasa Tenggara pada Kamis (08/01/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang terhubung langsung melalui zoom meeting bersama Mabes Polri, yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.

Acara ini menjadi simbol sinergi kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan kementerian terkait. Hadir langsung di lokasi, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, Kadis Pertanian Venly Vecky J. Monigir, ketua tim kerja penyuluh pertanian kementerian RI Leonardi Ratuela, jajaran PJU Polres Mitra, para Kapolsek, serta para penyuluh pertanian setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya menegaskan bahwa peran Polri kini tidak hanya terbatas pada keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi rakyat melalui sektor pertanian.

“Polres Mitra berkomitmen penuh mendukung program Swasembada Pangan Nasional. Kami tidak akan berjalan sendiri; kolaborasi dengan Dinas Pertanian, penyuluh, dan petani adalah kunci untuk memastikan produksi jagung kita terus meningkat,” ujar AKBP Handoko dengan optimis.

Di atas lahan seluas 1,5 hektare, Polres Mitra berhasil membukukan hasil panen sekitar 3 ton jagung. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata bahwa pemanfaatan lahan yang optimal dapat berkontribusi langsung pada ketersediaan stok pangan daerah.

Panen raya ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi para petani di Kabupaten Minahasa Tenggara untuk terus menggenjot produktivitas mereka. Dengan dimulainya langkah besar di awal tahun 2026 ini, kabupaten Mitra optimis dapat menjadi salah satu pilar pendukung tercapainya target Swasembada Pangan Nasional.(***)