SITARO— Di tengah dinamika pemerintahan dan pelayanan publik yang terus berjalan, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, S.K.M., kembali menjadi sasaran hujatan dan hinaan dari sejumlah akun anonim di grup Facebook yang kerap menyinggung pemerintahan “Chika Hero”. Meski begitu, Bupati Chyntia memilih merespons dengan tenang dan bijak.
Menanggapi serangan bernada pribadi yang terus bermunculan di media sosial, Chyntia menegaskan bahwa dirinya tidak akan terpengaruh oleh ujaran kebencian.
Dengan kalimat penuh makna, ia mengatakan bahwa segala sesuatu akan kembali pada kebenarannya masing-masing.
“Tuhan tidak pernah tidur,” tegas Bupati Chyntia, menyikapi berbagai komentar bernada merendahkan yang dialamatkan kepadanya dan jajaran pemerintahannya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kritik adalah bagian penting dari demokrasi dan justru menjadi vitamin bagi pemerintah dalam memperbaiki pelayanan.
“Mau kritik kinerja kami silahkan, karena itu memang hak semua masyarakat yang menjadi sosial kontrol dan menjadi suplemen bagi kami dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Sitaro. Tapi jangan menghujat dan menghina personal,” ujar Chyntia.
Menurutnya, kritik yang konstruktif akan selalu diterima dengan lapang dada. Namun, penghinaan terhadap pribadi tidak hanya merusak etika publik, tetapi juga menjauhkan masyarakat dari diskusi yang seharusnya membangun.
Bupati Chyntia juga mengakui bahwa sebagai manusia biasa, apalagi seorang publik figur, tentu tidak luput dari kekurangan. Namun ia menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Heronimus Makainas dan seluruh jajaran pemerintah tetap berkomitmen menjalankan visi misi Sitaro Masadada.
“Memang tidak bisa dipungkiri semua manusia tidak luput dari kekurangan, apalagi publik figur seperti kami. Tapi kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk mencapai tujuan visi misi kami, Sitaro Masadada,” kata Chyntia.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Chyntia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mendorong diskusi yang sehat dan beretika, demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Sitaro yang dicintai bersama.(tonglee)






