Gereja Katare Poopo Jadi Simbol Kebersamaan: Jemaat Puji Kepemimpinan Tegas dan Bersih Pdt. Witlem

oleh -2824 Dilihat

BOLMONG — Sejumlah jemaat Gereja Katare Poopo menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kemajuan pembangunan rumah ibadah yang kini tampak megah dan nyaman digunakan untuk peribadatan.

Mereka menilai, keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari kepemimpinan Pdt. Witlem Pandelaki, selaku Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) yang dinilai transparan dan bijaksana dalam mengelola setiap tahap pembangunan.

“Kalau dilihat dari hasil pembangunan yang sementara berlangsung ini, tidak mungkin anggaran sekitar Rp1,5 miliar bisa menghasilkan gereja semewah dan sebagus ini. Ini bukti bahwa pengelolaan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran,” ujar salah satu jemaat Gereja Poopo dengan penuh keyakinan.

Menurut para jemaat, tudingan miring yang sempat beredar hanyalah bentuk ketidaksukaan dari segelintir pihak yang tidak memahami proses sebenarnya. “Pembangunan dilakukan secara terbuka dan berdasar pada usul usul jemaat dalam pertemuan sidi jemaat serta melibatkan Majelis jemaat dalam setiap keputusan penting melalui rapat rapat” Terang Jemaat.

“Biarkan jemaat dan Tuhan yang menilai siapa yang sebenarnya bekerja dengan tulus untuk kemuliaan nama Tuhan,” tambah salah satu tokoh jemaat.

Sementara itu, Pdt. Witlem Pandelaki saat dimintai tanggapan menuturkan bahwa dirinya bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh seluruh jemaat. Ia mengajak semua pihak untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpancing oleh isu yang belum jelas kebenarannya.

 “Kita membangun rumah Tuhan ini bukan untuk kemegahan pribadi, tetapi untuk kemuliaan-Nya. Mari tetap bersatu, saling menopang, dan berdoa agar pembangunan ini selesai dengan baik dan menjadi berkat bagi banyak orang,” ujar Pdt. Witlem dengan nada penuh kasih.

Ia juga menegaskan bahwa setiap langkah pembangunan dilakukan dengan semangat gotong royong dan rasa tanggung jawab bersama. “Apa yang kita capai hari ini adalah hasil kerja iman seluruh jemaat. Saya hanya menjalankan tugas pelayanan sesuai keputusan bersama,” tambahnya.

Pembangunan Gereja Katare Poopo yang kini hampir rampung menjadi simbol kebersamaan dan dedikasi jemaat dalam mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan. Meski sempat diterpa isu, semangat kebersamaan umat tetap kokoh — menjadi bukti bahwa kerja tulus dan transparansi pada akhirnya akan berbicara lebih lantang daripada tudingan. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.