Bupati Chyntia Kalangit dan Wabup Heronimus Makainas Terima Audiensi Kalapas Ulu Siau

oleh -493 Dilihat

SITARO — Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM, bersama Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE, menerima audiensi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Ulu Siau, Acid Rasidi, di Ruang Rapat Bupati, Kamis (6/11/2025). Pertemuan ini menjadi ruang penting membangun sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang lebih humanis bagi warga binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Chyntia menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung sepenuhnya setiap upaya yang berkaitan dengan pembinaan moral, mental, dan sosial bagi para warga binaan. “Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi juga wadah pembinaan agar mereka bisa kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik,” ujarnya dengan nada tegas namun hangat.

Menurut Bupati, penting bagi setiap lembaga untuk menjalin kemitraan yang solid dalam memperkuat aspek kemanusiaan di balik sistem hukum. Ia menilai bahwa kolaborasi lintas instansi seperti ini adalah bagian dari wajah pemerintahan yang ingin membangun masyarakat dengan semangat empati dan pemulihan.

Sementara itu, Kepala Lapas Ulu Siau, Acid Rasidi, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan baik pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan mempererat koordinasi dan membangun pemahaman bersama terkait program pembinaan, terutama dalam bidang keterampilan dan keagamaan bagi warga binaan. “Kami berharap dukungan Pemkab Sitaro dapat terus mengalir, terutama untuk kegiatan pemberdayaan yang memberi harapan baru bagi mereka yang sedang menjalani masa hukuman,” tutur Rasidi.

Wakil Bupati Heronimus Makainas menambahkan, pembinaan yang efektif harus berbasis pada nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Ia menilai peran Lapas sangat strategis dalam menyiapkan warga binaan agar kelak mampu berkontribusi positif bagi lingkungan. “Pemerintah tidak boleh berhenti di batas hukum, tapi juga harus hadir di ruang kemanusiaan,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh dialog dan saling tukar pandangan. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain mengenai program pelatihan keterampilan, peningkatan fasilitas pembinaan, serta kemungkinan kolaborasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan di dalam Lapas.

Bupati Chyntia juga menyampaikan bahwa Pemkab Sitaro membuka peluang kerja sama lebih luas dalam bentuk pelatihan kerja sama lintas OPD, terutama yang dapat meningkatkan kemampuan produktif warga binaan. “Mereka tetap bagian dari masyarakat Sitaro, jadi tugas kita bersama untuk memastikan mereka pulang dengan bekal baru,” katanya.

Audiensi itu diakhiri dengan foto bersama dan komitmen tindak lanjut dalam bentuk kerja sama konkret antara Pemkab Sitaro dan Lapas Ulu Siau. Kedua pihak sepakat menjadikan momentum ini sebagai awal sinergi berkelanjutan demi terciptanya sistem pembinaan yang bermartabat dan berkeadilan.

Melalui pertemuan sederhana namun sarat makna tersebut, tampak jelas komitmen pemerintah daerah dalam membangun Sitaro yang inklusif — di mana setiap warganya, tanpa terkecuali, diberi ruang untuk berubah, tumbuh, dan berkontribusi kembali bagi kemajuan daerah tercinta.(Tonglee)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.