SUARASULUT.COM, Ratahan – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menunjukkan komitmen tinggi dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana. Hal ini ditegaskan Bupati Ronald Kandoli, saat memimpin apel gelar pasukan penanggulangan bencana di lapangan upacara Polres, Rabu (05/11/2025).
Apel kesiapsiagaan ini menjadi ajang konsolidasi kekuatan, dihadiri oleh unsur Forkopimda termasuk Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, Sekda, TNI Kodim 1302 Minahasa, perwakilan PLN, PMI, BPBD, serta berbagai instansi terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati Ronald Kandoli menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya sebatas sarana, namun terutama pada kemampuan personel. Ia memperkenalkan konsep kunci “Panca Siap” sebagai pedoman utama penanggulangan bencana di Mitra:
* Siap Diri: Kesiapan internal dan keterampilan tiap personel.
* Siap Markas: Kesiapan fasilitas fisik pendukung operasi.
* Siap Data: Ketersediaan data akurat untuk pengambilan keputusan.
* Siap Operasional: Kesiapan peralatan dan sistem yang akan digunakan.
* Siap Siaga: Kesiapan mental dan fisik menghadapi berbagai situasi dan kondisi darurat.
“Latihan kemampuan personel sangat diperlukan agar mereka dapat mengetahui fungsi dan peran mereka di lapangan saat terjadi bencana,” ujar Bupati Kandoli, menekankan pentingnya simulasi dan pengulangan prosedur.
Senada dengan Bupati, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya menyatakan bahwa sinergi dan koordinasi antar semua instansi adalah faktor penentu keberhasilan.
“Kesiapan dan kecepatan respons kita sangat krusial dalam menghadapi bencana,” ujar Kapolres.
Ia juga memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan, menambahkan, “kita juga harus memperhatikan pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan personel saat melakukan operasi penanggulangan bencana,” tuturnya.
Apel gelar pasukan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan tanggap darurat, demi memberikan respons yang cepat dan efektif kepada masyarakat Minahasa Tenggara di kala dibutuhkan.(***)





