MINSEL– Bupati Minahasa Selatan, Bapak Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri kegiatan Diklat Guru Kristen atau Guru Mata Pelajaran Agama Kristen Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2025, bertempat di Sutan Raja Hotel Amurang.
Bupati membuka kegiatan Diklat Guru Kristen atau Guru Mata Pelajaran Agama Kristen Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2025 Menghadapi Tantangan Pencegahan dan Penanganan Masalah Kesehatan Mental Anak di Era Digital.
Pendidikan Agama Kristen (PAK) sangatlah penting bagi generasi muda karena membentuk landasan moral dan spiritual yang kuat serta membimbing mereka dalam menghadapi tantangan hidup yang semakin kompleks. Dunia pendidikan tidak pernah terlepas dari upaya peningkatan dan pengembangan menuju arah dan kualitas yang lebih baik. Seiring berjalannya waktu, pendidikan akan selalu mengalami pembaruan secara terus-menerus. Oleh karena itu, penting untuk melakukan transformasi pendidikan demi tercapainya pendidikan yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada pelaksana kegiatan, yaitu Lembaga Pelayanan Anak Indonesia Sulawesi Utara, yang telah memilih Kabupaten Minahasa Selatan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan yang sangat bermanfaat ini, dengan mengikutsertakan seluruh guru Kristen atau guru mata pelajaran Agama Kristen SD se-Kabupaten Minahasa Selatan.
“Pendidikan merupakan tolak ukur kemajuan suatu bangsa. Dengan pendidikan yang baik akan lahir sumber daya manusia yang andal bagi pembangunan bangsa. Mengingat betapa pentingnya peran pendidikan dalam menghasilkan generasi bangsa yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus berkomitmen untuk melakukan pembangunan di sektor pendidikan melalui berbagai program. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kolaborasi dan kerja sama guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Minahasa Selatan,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat semakin memantapkan peran dan tanggung jawab para guru dalam proses belajar mengajar di sekolah, khususnya dalam menanamkan ajaran Agama Kristen kepada para siswa.
“Yang terpenting adalah bagaimana para guru dapat menjadi teladan yang baik dalam hal integritas, semangat, dan kedisiplinan,” tambah Bupati.(***)
