SITARO — Sebuah langkah strategis kembali ditempuh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di bawah kepemimpinan Bupati Chyntia I. Kalangit, S.KM.
Bertempat di Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Bupati Chyntia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) dalam rangka memperkuat pengembangan pendidikan daerah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Koordinasi Program Kerja Sama Pendidikan Nasional yang diikuti oleh lebih dari 200 pemerintah kabupaten se-Indonesia. Acara tersebut terselenggara atas kolaborasi antara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan YPAN sebagai upaya mempercepat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan.
Bupati Chyntia menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata untuk memastikan anak-anak Sitaro memperoleh kesempatan pendidikan yang setara dan berkualitas.
“Kami ingin memastikan setiap anak di Sitaro memiliki akses pendidikan yang membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati Chyntia dengan penuh optimisme.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Sitaro bersama YPAN akan berfokus pada beberapa program unggulan, di antaranya Beasiswa Indonesia Emas–Daerah (BIE-D) yang memberikan peluang bagi pelajar berprestasi, serta program inovasi Taman Numerasi yang dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar literasi dan numerasi di jenjang pendidikan dasar.
Tidak hanya itu, MoU tersebut juga mencakup peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal melalui pelatihan berbasis teknologi dan kurikulum adaptif. “Investasi terbaik untuk masa depan Sitaro adalah investasi di bidang pendidikan,” tambah Bupati Chyntia, disambut tepuk tangan peserta kegiatan.
Kehadiran Bupati Sitaro dalam forum nasional ini menunjukkan posisi aktif daerah kepulauan tersebut dalam mendukung visi besar pemerintah pusat menuju Indonesia Emas 2045, di mana pembangunan SDM unggul menjadi fondasi utama kemajuan bangsa. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan turut mengapresiasi langkah-langkah daerah yang berinisiatif mendorong kolaborasi lintas sektor.
Perwakilan dari YPAN juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Bupati Chyntia. “Kami melihat Ibu Bupati Chyntia memiliki visi yang jelas dan progresif terhadap masa depan pendidikan di daerah kepulauan. Sitaro bisa menjadi contoh bagaimana daerah dengan keterbatasan geografis mampu berinovasi,” ungkap perwakilan YPAN dalam wawancara usai penandatanganan.
Melalui kesepahaman ini, diharapkan Sitaro menjadi salah satu kabupaten pelopor dalam implementasi program pendidikan berbasis karakter, numerasi, dan sains teknologi di wilayah timur Indonesia. Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda Sitaro yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.
“Pendidikan adalah jembatan antara cita-cita dan kenyataan,” tutup Bupati Chyntia dengan penuh keyakinan. “Dan hari ini, kita membangun jembatan itu bersama—demi masa depan Sitaro yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.”(tonglee)
