MINUT- Pemerintah desa Waleo Dua kecamatan Kema, Minahasa Utara, melakukan rehabilitasi terumbu karang di Pante Maleo Koki dan Pante Lengkong, Jumat,(05/09/2025).
Dipimpin langsung hukum tua desa Waleo Dua Martin H. Sumampouw, tim pelestarian terumbu karang desa Waleo Dua berhasil memasang 4 modul di dua stasiun yang setiap modul berisi 16 tangkai.
“Kegiatan ini juga untuk mempromosikan Desa Waleo Dua sebagai pusat edukasi dan pariwisata terumbu karang di kabupaten Minahasa Utara bagian timur,” kata Sumampauw yang didampingi salah satu tim pelestarian terumbu karang desa Waleo Dua Donny Rorong.
“Kami akan terus menjaga dan terus melestarikan ekosistem terumbu karang yang ada di desa Waleo Dua karena manfaatnya sangat banyak termasuk untuk anak cucu kita di masa yang akan datang,” kata Sumampouw.
Sumapouw juga sangat berterima kasih kepada tim pelestarian terumbu karang desa Waleo Dua dan perangkat desa dan masyarakat yang sudah berpartisipasi untuk melakukan rehabilitasi terumbu karang yang ada di desa Waleo Dua.
”Terima kasih juga buat Pak Agung Widhianto ketua yayasan Pandjer School di Kebumen, Jawa Tengah yang sudah banyak memberikam masukan dan suport sehingga kegiatan rehabilitasi terumbu karang di desa Waleo Dua bisa terlaksana,” tutup Sumampouw.
(FP)
