Manado, Menyikapi problematika Kebangsaan yang terjadi beberapa pekan terakhir ini, Organisasi baik tingkat pusat sampai daerah Organisasi Kepemudaan Lintas Iman Sulawesi Utara (Sulut) yang terdiri dari elemen pemuda lintas agama dan kepercayaan, menyikapi situasi sosial, politik, dan keamanan nasional, khususnya di Sulut, dengan penuh keprihatinan.
OKP melihat Provinsi Sulut adalah daerah Nyiur Melambai dengan keragaman toleransi yang tinggi dan memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni bangsa. Situasi yang terjadi di tingkat nasional, termasuk penyampaian aspirasi masyarakat di berbagai daerah, turut dirasakan dampaknya.
Bumi Nyiur Melambai adalah daerah toleran yang sudah dikenal secara nasional, meskipun demikian,situasi yang terjadi di tingkat nasional, turut berdampak di Sulawesi Utara.
Untuk itu, para pimpinan OKP Lintas Iman secara tegas menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:
1. Kami menyampaikan doa, simpati, dan dukacita mendalam kepada korban luka maupun jiwa akibat aksi demonstrasi yang terjadi di beberapa daerah. Setiap nyawa adalah berharga, dan tidak ada satu pun yang seharusnya hilang dalam proses demokrasi.
2. Kami mendukung penuh kebebasan masyarakat Sulawesi Utara untuk menyampaikan aspirasi sesuai konstitusi, namun mengajak seluruh elemen agar mengutamakan kedamaian, ketertiban, dan menjauhkan diri dari provokasi serta tindakan anarkis yang merugikan masyarakat sendiri.
3. Kami mendesak Pemerintah Daerah maupun DPRD di Sulawesi Utara untuk sungguhsungguh mendengar, menampung, berdialog dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Kebijakan publik harus berpihak pada kesejahteraan rakyat, bukan sekadar memenuhi kepentingan politik sesaat.
4. Kami menghimbau Polri dan TNI di Sulawesi Utara untuk mengedepankan pendekatan humanis, terukur, dan tidak represif dalam mengawal aksi masyarakat, serta menindak tegas pihak-pihak yang memprovokasi kerusuhan, perusakan, dan penjarahan. Ingat kendati berbeda namun kita tetap saudara dalam kemanusiaan.
5. Kami menginstruksikan seluruh kader OKP lintas iman di Sulawesi Utara untuk aktif menjadi penyejuk, membangun ruang dialog, menjaga fasilitas umum, serta membantu masyarakat agar tetap kuat dan kompak dalam menghadapi situasi krusial.
6. Kami berkomitmen untuk terus menjaga Sulawesi Utara tetap kondusif, menjadi garda terdepan dalam membangun persaudaraan sejati, serta mengawal demokrasi yang sehat
demi persatuan Indonesia.
7. Menghimbau masyarakat Sulawesi Utara untuk lebih bijaksana dalam menerima dan menyebarkan informasi diruang digital. Mari jaga ruang digital secara bertanggung jawab tanpa menyebarkan kebencian serta menjaga Sulawesi Utara agar tetap menjadi tanah yang damai, harmonis, dan sejahtera bagi semua, tanpa memandang latar belakang agama maupun keyakinan.





