Tiga Pj Sangadi di Boltim Resmi Dilantik Bupati

IMG_20250704_WA0070

BOLTIM — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menegaskan komitmen dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui pelantikan tiga Penjabat (Pj) Sangadi. Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo.

Adapun tiga pejabat yang resmi dilantik untuk mengemban tugas di tingkat desa Reifana Tampoy sebagai Pj Sangadi Bulawan, Firli Moko sebagai Pj Sangadi Bulawan Dua dan Novie Mokoagow sebagai Pj Sangadi Idumun.

Bupati menekankan bahwa pelantikan ini bukan semata pengisian jabatan struktural, melainkan perwujudan kepercayaan publik yang harus dijalankan dengan integritas dan komitmen tinggi.

“Tugas sebagai Sangadi adalah amanah rakyat. Ia menuntut pengabdian, kedisiplinan, dan keberanian untuk menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat,” tegas Bupati Oskar.

Bupatk menyampaikan enam prioritas utama yang harus segera dilakukan oleh para Pj Sangadi Membenahi administrasi pemerintahan desa secara tertib dan akuntabel, menata pengelolaan keuangan desa dengan transparansi, menyelesaikan penetapan batas desa sesuai ketentuan peraturan, membangun sinergi antara pemerintahan dan masyarakat, meningkatkan pelayanan publik serta menjaga stabilitas sosial dan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa diskriminasi

Lebih jauh, Bupati mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang terbuka terhadap masukan dan kritik.

“Jangan anggap kritik sebagai serangan pribadi. Jadikan itu sebagai cermin untuk tumbuh menjadi pemimpin yang tangguh, bijak, dan adaptif,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hendra Tangel, para pimpinan OPD, serta camat se-Kabupaten Boltim.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyerukan semangat kolektif untuk mendukung para pejabat Sangadi dalam mengemban tugas mulia membangun desa.

“Mari kita kawal pembangunan desa dengan semangat gotong royong. Karena dari desa yang kuat, akan lahir daerah yang tangguh dan sejahtera,” tutupnya.

Pelantikan ini menjadi bagian dari strategi reformasi pemerintahan di Boltim yang menitikberatkan pada profesionalisme aparatur dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.(***)

Exit mobile version