Yulius Selvanus: Sulut Tidak Hanya punya Gubernur, Tapi Sosok Ayah, Saudara, dan Sahabat Bagi Seluruh Rakyatnya

oleh -4337 Dilihat
oleh

MANADO– Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, hadir di dua pintu kehidupan Masyarakat. Ini menjadi saksi ketulusan seorang pemimpin tak hanya memimpin dengan kewenangan, tetapi juga dengan nurani.

Di tengah hiruk pikuk Bandara Sam Ratulangi, Gubernur sendiri, hadir langsung melepas jemaah haji Provinsi Sulut yang akan berangkat ke Tanah Suci. Tak sekadar seremonial. Gubernur berdiri di barisan depan, menyalami satu per satu calon tamu Allah, menyisipkan doa dan semangat. Ada ketulusan dalam setiap ucapan, ada kasih dalam setiap tatapan. Beginilah pemimpin yang bukan hanya mengatur, tapi ikut mendoakan.

Namun, hari itu juga, di Bandara Cargo VIP, langkah Gubernur berpindah ke tempat yang lebih sunyi—lebih pilu. Gubernur hadir dalam penjemputan jenazah tenaga kerja asal Sulut yang meninggal dunia di Kamboja.

“Saya sangat merasa tertunduk mendengar kabar ini, saya menyambut peti jenazah dengan hormat, menyentuh duka keluarga korban dengan kehadiran yang benar-benar manusiawi. Tanpa sorotan berlebihan, saya menunjukkan bahwa menangisi rakyat sendiri bukanlah kelemahan, tapi kekuatan dari seorang pemimpin yang berhati besar,” aku Gubeenur YSK.

Dalam satu hari, dua momen yang begitu kontras menggambarkan satu hal saya adalah pemimpin yang mampu hadir dalam suka dan duka masyarakat. Mengantar doa ke langit dan mendampingi duka di bumi itulah wajah asli dari seorang pemimpin berjiwa pelayan.

Sulawesi Utara hari ini tidak hanya punya Gubernur, tapi sosok ayah, saudara, dan sahabat bagi seluruh rakyatnya. Dan di setiap langkah saya, kita melihat harapan bahwa kepemimpinan yang penuh cinta dan kepedulian masih nyata. Torang Samua Basudara.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.