May Day 2025, Ruslan Abdul Gani: Tetesan Keringat Buruh Akan Berbuah Baik Untuk Keluarga dan Negara

IMG_20250501_165344

Sulut, .Adapun peringatan gerakan buruh pertama di Indonesia tercatat dilakukan pada 1 Mei 1918 oleh serikat buruh Kung Tang Hwee. Mengutip Perjuangan Panjang HAM Kaum Buruh di Era Globalisasi dari Jurnal Dekonstruksi (2023) peringatan pertama dilakukan pada 1 Mei 1918 Gerakan ini dipengaruhi tokoh sosialis Belanda, Adolf Baars, yang menyoroti rendahnya upah dan sewa tanah kaum buruh.

1 Mei sebagai hari libur nasional, tapi tak semua tahu sejarah kelam di baliknya. Dari aksi buruh besar-besaran di Chicago tahun 1886 hingga tragedi Haymarket, perjuangan demi hak kerja manusiawi menginspirasi dunia.

Hi. Ruslan Abdul Gani menyampaikan sejak saat itu, 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. Bukan hanya perayaan, tapi juga bentuk penghormatan terhadap nyawa yang dikorbankan demi keadilan.

Tapi… perjuangan buruh, apakah benar sudah selesai hari ini? Atau justru masih terus terjadi dalam bentuk yang tak selalu terlihat?

Dikatakannya,  momentum hari buruh banyak dari berbagai serikat pekerja pada umumnya akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah.

“Indonesia adalah negara demokrasi, teman-teman buruh silahkan menyampaikan aspirasi asalkan tidak berbuat anarkis dan melakukan pengrusakan fasilitas umum,” ucapnya kepada suarasulut.com, kamis (1/5/2025).

Ia juga menuturkan dalam situasi ekonomi saat ini, jangankan Buruh, hampir semua kalangan merasakan hal yang sama.

“Kita saja agak susah, apalagi buruh yang penghasilannya di bawah UMR, UMP, bahkan ada di bawahnya lagi,” ungkapnya.

Legislator dapil Minut Bitung ini menghimbau untuk meneruskan semangat juang para buruh untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan bersama.

“Selamat Hari Buruh 2025. Setiap pekerja layak haknya diperjuangkan. Semoga setiap tetes keringat kita berbuah baik bagi keluarga dan negara.” tandasnya

Exit mobile version