BOLTIM – Sebanyak 18 titik pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bolaang Mongondow, Unit Modayag, mengalami kebocoran sebagai dampak dari proyek pelebaran jalan di Desa Moyongkota, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Dampak dari kebocoran pipa PDAM ini dirasakan oleh banyak pelanggan PDAM, yang kini mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. “Selama dua bulan terakhir, air PDAM sering macet. Kami, pelanggan, sangat dirugikan,” ungkal Deisy, salah satu pelanggan PDAM.
Kerusakan pada 18 titik pipa PDAM ini menyebabkan kerugian finansial bagi PDAM unit Modayag, selain memberikan dampak signifikan pada pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Julman Tooy, Kepala Unit PDAM Modayag, menjelaskan bahwa kebocoran pipa-pipa ini disebabkan oleh proyek pelebaran jalan di Desa Moyongkota, Kecamatan Modayag Barat.
Meskipun pihak PDAM sebelumnya telah berkoordinasi dengan konsultan pengerjaan proyek untuk berhati-hati, namun pipa-pipa PDAM tetap rusak akibat pelaksanaan proyek tersebut.
“Beberapa pipa-pipa saluran air masih dalam kondisi baik, namun menjadi rusak akibat pengerjaan proyek,” ucap Julman.
Julman menambahkan bahwa kerap terjadi kerusakan pada jaringan pipa PDAM akibat ulah oknum kontraktor yang bekerja secara serampangan. Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar kontraktor yang melakukan pekerjaan pengerukan agar berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak PDAM untuk mencegah kerusakan yang tidak perlu.
“Apabila dalam pengerjaan pengerukan jalan mengenai pipa milik PDAM, maka segera hubungi kami,” pinta Julman.
Di sisi lain, Piter, Konsultan Pengawasan proyek preservasi jalan Sinisir-BTS. Kota Kotamobagu/Boltim, mengklaim bahwa setiap kebocoran pipa PDAM langsung ditangani oleh timnya.
“Beberapa pipa bocor sudah diperbaiki oleh tim saya sendiri. Dan juga setiap ada pipa bocor langsung dikoordinasikan juga dengan pihak PDAM,” kata Piter melalui pesan WhatsApp, Jumat 12 Januari 2023.
Meskipun demikian, penelusuran di lapangan oleh media menemukan bahwa beberapa titik pipa PDAM yang rusak akibat penggalian alat berat proyek jalan di Desa Moyongkota masih belum diperbaiki hingga saat ini.
Situasi ini semakin memperparah krisis air bersih yang sedang dialami oleh warga pelanggan PDAM Bolmong. (guf)






