Irawan; Penanganan Kasus Laporan Dari Oknum Kadis HR Terkesan Lamban

Screenshot_20231222_215753_Chrome

Kasus yang dilaporkan oleh Oknum kadis Perpustakaan dan Arsip kotamobagu inisial (HR) dipolres kotamobagu dengan Nomor Laporan: LP/B/819/XII/2022/SPKT/RES-KTG terkait pencurian dan pengrusakan yang diduga dilakukan oleh seorang perempuan inisial (HP) Oknum ASN pemkot pejabat Sekretaris Dinas Kominfo,ini menuai sorotan publik pasalnya laporan ini sudah ada sejak tahun 2022 tapi sampai dengan hari ini laporan tersebut belum ada kejelasan dari pihak APH

Aktivis BMR Irawan Damopolii,SH kepada media mengatakan bahwa Kasus Ham alias HR oknum kadis kearsipan dan perpustakaan Kotamobagu yang di duga mengalami kekerasan dan korban pencurian Terkesan lamban penanganannya”Ujarnya

“Kesimpulan saya Tanpa mengurangi rasa hormat pada institusi yang menangani kasus ini dalam hal penyelidikan dan penyidikan dari sisi publik terpantau agak lamban,mungkin ada beberapa hal yg secara rasional menyebabkan lambatnya penanganan kasus tersebut..Entahlah,.”Ucap Irawan

Irawan menambahkan “Sebagai bagian dari publik yang memantau kasus dugaan pidana ini,Kami berharap muda-mudahan kasus pidana ini bisa terang benderang demi menambah point kepercayaan publik pada sistem penegakan hukum”Tambahnya

Kuasa Hukum Ariyati Panu,SH selaku pengacara dari (HR) mengatakan bahwa saya sudah konsultasi dengan penyidik dan kanit yang menangani kasus ini mereka menyampaikan kesaya bahwa masih akan dilakukan upaya damai atau Restorative Justice dan ini sudah kali kedua dilakukan itu kata dari penyidik”Ujar Ariyati Panu,SH

Ditanya apakah pihak pelapor dalam hal ini (HR) masih suka berdamai dengan pelaku,melalui kuasa hukum Ariyati Panu,SH menjawab bahwa kliennya lebih suka perkara ini lanjut biarlah perkara ini jalan sesuai hukum yang berlaku”Ungkapnya

Setelah awak media lakukan konfirmasi melalui via whatsapp kepihak penyidik dan Kasatreskrim polres kotamobagu sampai berita ini tayang tidak ada respon

Sampai media ini tayang awak media akan terus berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian yang menangani kasus ini.

Exit mobile version