Sangihe, SuaraSulut.com — Pasar murah dan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sulawesi Utara di Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Kamis (16/11/23) telah menjadi momentum yang bermakna.
Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan, beserta jajaran pejabat terkait, seperti Kepala Dinas Perindustrian dan Kepala Dinas Kesehatan, Forkopimca Kendahe, dan TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Pj. Bupati Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan, mengucapkan terima kasih kepada Tim Penggerak PKK Sulawesi Utara atas kontribusinya dalam kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Sangihe. Dalam sambutannya, Tamuntuan mengapresiasi pasar murah dan pelayanan kesehatan yang dianggapnya sangat membantu masyarakat setempat.
Dalam upayanya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama perempuan, Tamuntuan menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat.
“Jangan melihat ibu-ibu hanya sebagai Pengurus Rumah Tangga. Program pengembangan UMKM di kampung-kampung, khususnya bagi para ibu-ibu, menjadi fokus utama pemerintah,” jelas Tamuntuan.
Pasar murah yang digelar bukan hanya sebagai kegiatan rutin semata, melainkan juga sebagai langkah antisipatif terhadap kenaikan harga beras akhir tahun akibat perubahan cuaca ekstrem.
“Program ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membantu mengatasi dampak perubahan cuaca terhadap harga beras secara nasional,” tambahnya.
Acara berjalan sukses, menciptakan keceriaan di tengah masyarakat. Semangat pemerintah daerah untuk terus mendukung dan berada di sisi masyarakat terlihat nyata melalui kegiatan bhakti sosial ini. Harapannya, upaya seperti ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Sangihe.
(Erick Sahabat)
