453 Peserta LDKO SMP Negeri 1 Manado. Rosang : Kelihatan Peserta Bisa Menjadi Pemimpin Masa Depan

oleh -5043 Dilihat

 

Manado, SMP Negeri 1 Manado melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS (LDKO). Kegiatan ini dilaksanakan di seputaran lingkungan sekolah, yang di ikuti oleh 453 siswa dan siswi terdiri dari kelas 7 dan 8.

 

Dalam kegiatan pembukaan LDKO dibuka langsung oleh Kepala Sekolah (Kepsek) Drs Salmon Rosang MM. Pada sambutan kepsek menyampaikan bahwa peserta tahun ini kelihatan jiwa pemimpin,” mulai dari awal sikap pada masuk sekolah pemakaian yang rapi dan kelihatan sopan dan tertata rapi saat mengikuti kegiatan pembukaan.” Ungkapnya.

 

 

Lanjutnya sangat berbangga, karena dari ribuan siswa ternyata hanya inilah yang pingin menjadi perwakilan sekolah,” kegiatan inilah yang menjadi pelatihan untuk perwakilan yang siap mengharumkan nama sekolah. Ingat dengan terpilih penggurus OSIS bahwa kalian harus lebih baik mulai dari sikap prilaku dan prestasi. Memberikan contoh yang baik nantinya.” Tegas Rosang.

Kepsek Membawakan Materi Kepemimpinan.

 

Kepsek juga tak lupa berterima kasih kepada orang tua yang selalu support kegiatan,” dengan support dari orang tua bahwa ini bisa berjalan dengan baik.” Terangnya.

 

 

Ditambahkan Ketua Panitia Drs Robby Lumi saat menyampaikan agenda kegiatan di hari pertama peserta mulai pukul 14:00 sampai dengan 18:00. Lanjut hari kedua peserta di ijinkan untuk nginap di sekolah, tetapi ikut aturan sekolah. Siswa dikumpulkan pukul 06:00 sampai dengan kegiatan selesai besoknya. ” setiap peserta yang sudah ada dilingkungan sekolah nantinya, sudah ada tanggung jawab Panitia LDKO, jadi kalo ada orang tua mau datang silakan hubungi panitia.” Ungkap Lumi.

Dalam pembukaan LDKO di sertakan pelepasan balon dari kepala sekolah yang di saksikan peserta dan orang tua siswa.

 

Selain itu juga kegiatan ini terlihat banyak orang tua siswa memberikan support. Sesuai pantauan dilokasi menurut Lita Mandang pereakilan orang tua siswa, mengatakan bahwa ini tidak ada pemaksaan,” kegiatan seperti sebenarnya harus di support, karena ini adalah kegiatan pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa dan siswi sudah di lihat langsung dalam kegiatan di hari pertama. ” ucapnya.