Tim 8 Sudah Pilih Cawapres Anies

oleh -4541 Dilihat

Jakarta– Tim kecil atau biasa disebut Tim 8 disebut sudah memilih bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies Rasyid Baswedan. Dua hari sebelum pemberangkatan haji, bakal calon presiden (capres) Anies Rasyid Baswedan mengumpulkan tim kecil dari Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Soal pembahasan cawapres sudah dapat dikatakan selesai. Nama-nama yang diusulkan oleh partai koalisi dan masukan masyarakat telah selesai kami kaji secara mendalam, satu nama sudah di kantong bacapres Anies,” ujar Ketua DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto.

Tim 8 Koalisi Perubahan kini melangkah lebih maju ke tahapan implementasi strategi pemenangan dan taktis pelaksanaan. Terkait cawapres, akan diumumkan pada momentum yang tepat setelah Anies kembali dari ibadah haji. “Mari kita tunggu siapa tahu sekembali Pak Anies dari ibadah haji akan ditentukan momentum terbaik untuk mendeklarasikan pasangan capres-cawapres Koalisi Perubahan,” ujar Sugeng.

Perwakilan Anies yang ada di Tim 8, Sudirman Said, mengatakan, mantan gubernur DKI Jakarta itu menugaskan tim tersebut untuk mempersiapkan langkah konkret ke depan.

“Mulai terus bergerak maju memikirkan hal-hal teknis, termasuk melengkapi struktur tim pemenangan nasional, kegiatan bersama tiga partai koalisi dan opsi waktu deklarasi pasangan capres dan cawapres,” ujar Sudirman.

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron membenarkan bahwa pembahasan bakal cawapres untuk Anies Rasyid Baswedan sudah selesai.

Kini, Koalisi Perubahan untuk Persatuan menyerahkan keputusan pengumumannya kepada Anies. “Sudah clear lah ya karena semuanya sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Mas Anies. Tinggal Mas Anies mengambil keputusan,” ujar Herman.

Partai Demokrat sendiri tak mau berandai-andai jika bukan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dipilih oleh Anies menjadi cawapresnya. Partai berlambang bintang mercy itu hormat terhadap piagam deklarasi yang diteken oleh Demokrat, Nasdem, dan PKS.

“Kita sebetulnya menghindari berandai-andai (AHY tak jadi cawapres Anies) gitu ya, kita tunggu saja nanti sampai Mas Anies mengumumkannya. Semuanya juga bisa menjaga integritasnya lah, jadi Ketum AHY menjaga integritasnya. Ada etika politik yang sama-sama kita harus saling hormati dan dalam tataran rekonsiliasi, kolaborasi, tentu ini harus bisa dilakukan dengan berbagai pihak,” ujar Herman.

Anggota Tim 8 dari Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, mengatakan, Partai Demokrat siap untuk berkolaborasi menghadapi Pilpres 2024. Terutama, dengan seluruh anggota koalisi dan relawan Anies Baswedan. Ia menekankan, mulai dari struktur sampai kader Partai Demokrat telah merapatkan barisan.

Mereka siap untuk turun bersama dengan kader-kader partai-partai koalisi dan relawan pro perubahan di seluruh Indonesia. “Konsolidasi awal diperlukan untuk persiapan kegiatan pemenangan dan antisipasi kecurangan,” kata Riefky merupakan sekjen Partai Demokrat tersebut.

Anggota Tim 8 dari PKS, Mohamad Sohibul Iman, menuturkan, dalam pertemuan, Anies sudah memberikan arahan. Ia menilai, arahan langsung dari Anies merupakan bentuk kepastian kalau Koalisi Perubahan terus melaju.

Wakil ketua Majelis Syuro PKS itu menekankan, pembahasan rapat tersebut turut menjadi penanda tentang tahapan kerja politik Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang terus berjalan secara konstruktif dan progresif. “Bismillah, kami siap berlayar menuju kemenangan Pilpres 2024,” ujar Sohibul.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani juga direncanakan akan berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. Walaupun disebut waktunya bersamaan dengan Anies Baswedan, ia menegaskan, keberangkatannya hanya untuk ibadah dan tak ada motivasi politik. Puan mengeklaim tidak mengetahui waktu keberangkatannya apakah akan sama dengan capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan tersebut.

Namun, ia memastikan, akan berangkat ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji. Jika nantinya Puan bertemu Anies di Tanah Suci, ia menekankan, tidak akan mengubah tujuan keberangkatannya untuk ibadah haji.

“Ya ini mau berangkat haji beribadah, kalau di sana bertemu ya tujuannya buat beribadah, bukan tujuan untuk berpolitik apa komunikasi politik,” kata Puan.

Ia berharap, semua tahapan ibadah haji yang dijalankannya bisa berjalan lancar dan kepulangannya nanti menjadi haji yang mabrur. Sayangnya, Puan belum mau pula mengungkapkan secara pasti soal waktu keberangkatannya. “Insya Allah, amin,” ujar Puan.

Anies diketahui berangkat ke Tanah Suci pada 22 Juni 2023. Dikabarkan, waktu keberangkatan Puan Maharani dan Anies Baswedan ke Arab Saudi pada waktu yang bersamaan. Kabar kesamaan waktu keberangkatan Puan dan Anies ini tepat setelah pertemuan Puan Maharani dengan AHY.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.