194 Calon Haji Kota Manado Siap Diberangkatkan. Tertua Berusia 101 Tahun

oleh -4035 Dilihat

Manado, Kementrian Agama Kota Manado mendapatkan kuota Calon Jamaah Haji (Calhaj) 210 orang. Dari total yang di maksud ada 13 orang Calhaj yang mutasi keluar daerah, yaitu ke Jakarta dan Semarang. Mereka pindah karena tugas dan salah satunya pejabat mabes polri dan ada juga yang sudah pensiun kembali ke daerah asal.

Kepala Kementrian Agama Kota Manado Rogayah Udin, S.Pd, M.Pd melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Manado H Fahrin Pole mengatakan, jadi calhaj tahun 2023M/1444 H totalnya ada 194 orang, dan untuk lansia 91 orang.

“Calhaj yang sudah lansia berumur diatas 65 tahun,” ucanya pada suarasulut.com di ruang kerjanya kantor kemenag manado, jln. W.R. Supratman No.8, Senin (5/6/2023)

“Yang paling menarik dari calhaj yang akan di berangkatkan ke tanah suci Arab Saudi ada, satu orang jamaah haji tertua di Sulawesi Utara (Sulut) yang berumur 101 tahun dan masih sehat namanya nene jimah,” sambung Fahrin Pole

Lebih jauh Fahrin Pole mengungkapkan, ini sesuai dengan tagline tema kementrian agama tahun 2023 M/ 1444 H HAJI RAMAH LANSIA. Untuk mendukung tema itu kementrian agama sudah melakukan banyak langkah-langkah konstruktif.

“Pertama menyiapkan petugas khusus untuk pelayanan haji lansia. Kedua menyiapkan prosedur khusus untuk pelayanan lansia, baik semenjak jamaah haji masuk ke asrama haji transit tuminting sampai di embarkasih bahkan sampai di arab saudi,” jelasnya.

Fahrin Pole menambhkan, salah satunya adalah dengan memangkas waktu tunggu atau kegiatan-kegiatan yang dianggap kurang perlu agar jamaah lansia itu tidak terlalu lama menunggu dan bisa beristirahat dengan baik.

“Mengingat keberangkatan jamaah haji dari embarkasih menuju tanah suci jeddah Arab saudi memakan waktu 8 jam sampai dengan 11 jam,” tandasnya.

Untuk di ketahui, khusus untuk kementerian Agama kota Manado sudah berkoordinasi dengan PPIH embarkasih dan PPIH Arab Saudi, kami meminta fasilitas kursi roda untuk sekitar 20 calon jamaah haji yang perlu penanganan khusus untuk tawaf, juga kami meminta menyediakan tempat duduk khusus untuk lansia ketika wukuf di padang arafah.***