Lobi Pembangunan di Sangihe Terus Berlanjut, Rinny Tamuntuan Masukan 3 Proposal ke KemenKopUKM RI

Sangihe, SuaraSulut.com Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan terus bergeliat dalam upaya lobinya ke Pemerintah Pusat untuk pembangunan daerah Sangihe tercinta.

Pada Senin (16/1/2023) kemarin, Bupati perempuan pertama di Tanah Tampungang Lawo (Sangihe) ini menyambangi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) Republik Indonesia (RI).

Didampingi Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UMKM, Sangihe, Sonny Kapal, dam Kadis Pariwisata Daerah (Disparda), Femmy Montang, Pj Bupati Rinny Tamuntuan melakukan Audiens dengan Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Ekosistem Bisnis Deputi Kewirausahaan KemenKopUKM, Irwansyah Panjaitan, sekaligus memasukan Proposal lanjutan UMKM untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pada pertemuan tersebut Pj. Bupati menyerahkan 3 proposal tentang permohonan bantuan pembangunan SPBU BBM bersubsidi bagi Nelayan,  permohonan bantuan pelatihan peningkatan kapasitas SDM Koperasi dan proposal bantuan peralatan kemasan produk.

“Kami memasukan 3 proposal yang dalam hal ini, untuk kepentingan masyarakat bersama dan kami pun sedang mengembangkan UMKM yang ada di desa-desa yang bertujuan untuk meningkatkan UMKM dan juga bisa berkembang, semoga dengan bantuan dari pusat bisa membantu usaha-usaha yang ada di kepl. Sangihe,” kata Tamuntuan

Usulan tersebut diterima dengan baik oleh Asdep Pengembangan Ekosistem Bisnis, Irwansyah Panjaitan.
Dalam diskusi tersebut, Asdep menjelaskan bahwa usulan proposal sudah masuk dalam program Prioritas. Asdep Panjaitan juga menekankan pada penciptaan pengusaha di setiap daerah

“UMKM menjadi perhatian utama untuk diberdayakan dan dikembangkan menjadi pilar perkonomian bangsa Indonesia
Usaha Mikro di Indonesia yang mendominasi sekitar 95 persen dari total UMKM, tapi dinilai masih sangat lemah dari skill, modal dan kualitas produksi,” ungkap Asdep Panjaitan

Lebih lanjut Panjaitan menuturkan pentingnya peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha Mikro dan Kecil, serta prioritas pengembangan kapasitas sdm adalah pada jiwa kewirausahaan terutama pada mahasiswa atau para sarjana.
Menurutnya, Kementerian Koperasi dan UKM RI sudah melakukan perjanjian  kerjasama dengan Perguruan Tinggi termasuk Unsrat yang ada du Sulawesi Utara (Sulut) untuk  memberdayakan mahasiswa atau sarjana untuk berjiwa kewirausahaan dan menciptakan lapangan kerja, bukan untuk mencari pekerjaan.

“Sebagai tindaklanjut dari proposal pembangunan SPBU, Kementerian akan menurunkan surat, terkait program Solusi Nelayan nanti ada surat resmi dari Deputi ke seluruh Dinas untuk menyiapkan koperasi nelayan binaan untuk diverifikasi sehingga layak akses BBM Solar Bersubsidi dari Pertamina. Selain itu pihak Kementerian dan Unsrat akan mendampingi UMKM di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk ditingkatkan jiwa kewirausahaan. Pengembangan jiwa kewirausahaan di Sangihe bagi UMKM ditunjang oleh Sumber Daya Alam yang cukup tinggi seperti hasil perikanan, hasil perkebunan cengkeh, pala dan kelapa, tanaman rempah lainnya,” tandas Asdep Panjaitan

(***/Erick Sahabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version