Sulut, Pemerintah Pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut) membangun jembatan Ammat dengan panjang 120 meter dengan pagu anggaran 44 Miliar di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kabalai BPJN Sulut mengatakan, Pembangunan jembatan ini untuk menunjang program pemerintah membangun wilayah 3T sebagai wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
“Tahun ini di Talaud ada lima jembatan kayu yang akan diganti dengan konstruksi jembatan permanen dengan total anggaran 204 miliar dari paket Multiyear dan salah satunya jembatan Ammat” ungkap Hendro Satrio Muhammad Kamaludin di ruang kerjanya, Kamis (22/12/2022).
Lanjutnya menuturkan, bahwa adanya penimbunan menggunakan karang di sungai merupakan pijakan sementara, untuk pembangunan jembatan Ammat.
“Itu hanyalah pijakan sementara, dan sudah di bongkar. Sedangkan untuk progres pekerjaannya akan selesai akhir tahun ini,” jelasnya.
Diapun menambahkan, bahwa di Kabupaten Kepulauan Talaud dialokasikan anggaran sebesar Rp17 miliar untuk preservasi jalan Rainis-Melonguane-Beo, serta lingkar Miangas dan lingkar Kakorotan.
“Untuk tahun ini pihaknya telah melaksanakan preservasi jalan Essang-Rainnis sepanjang 23,4 Km,”. pungkas pejabat yang sangat dekat dan terbuka dengan pers, sembari mengajak secara rutin melihat langsung dan memastikan bahwa pekerjaan proyek-proyek di wilayah kerja BPJN Sulut dikerjakan secara benar dan transparan.
Untuk di ketahui, sepanjang tahun 2022 sampai 2023 mendatang, khusus kawasan 3T pemerintah akan fokus melaksanakan pembangunan fisik khususnya jalan dan jembatan. Dengan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan ini, akan terciptanya peningkatan kesejahteraan bagi rakyat, serta semakin memperkokoh keamaman kawasan 3T sebagai garda terdepan NKRI.
(Ahmad)
