Wabup Deddy Ikut Rakorev, Ini Disampaikan Gubernur Olly

oleh -1139 Dilihat

Bolsel– Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Hasil Pelaksanaan Pembangunan s/d Triwulan 3 Tahun 2022.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Olly Dondokambey dan diikuti oleh para Bupati/Walikota se-Provinsi Sulut yang masing-masing memaparkan materi dan informasi terkait capaian pembangunan di daerahnya.

Dalam arahannya, Gubernur Olly meminta seluruh kepala daerah untuk bisa melakukan upaya konkrit seperti melaksanakan operasi pasar, melakukan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, serta kerjasama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan.

“Saya berharap seluruh kepala daerah yang hadir saat ini agar terus meningkatkan kinerja demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik ke depannya” ucap Gubernur di depan peserta Rakorev di Hotel Grand
Kawanua Convention Center, Manado.

Sementara itu, Wabup Deddy Abdul Hamid dalam Rakorev ini menyampaikan bahwa secara makro, tren pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bosel tumbuh 3,74%, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga membaik dari poin 65, menjadi 65,42 berdasarkan Rilis terakhir BPS. Di sektor kesehatan juga menunjukan pergerakan angka yang cukup signifikan dalam hal percepatan penurunan stunting. prevalensi stunting pada tahun 2022 turun menjadi
5.93 dimana sebelumnya sebesar 6,5.

“Melalui kesempatan ini, kami jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bolsel berharap Gubernur Olly bisa membantu mengusulkan kepada kementerian terkait untuk dapat membuka menu usulan untuk program infrastruktur daerah melalui DAK Fisik, dimana di tahun 2023 nanti Bolsel tidak masuk lokasi prioritas untuk DAK Fisik perumahan, air minum dan sanitasi, padahal menu-menu tersebut sangat dibutuhkan untuk percepatan penanggulangan kemiskinan dan stunting di daerah” pinta Wabup Deddy yang dalam Rakorev ini didampingi Kepala Bappelitbangda Kadek Wijayanto SH,MH, Sekretaris dan Kepala Bidang PPEPD.

“Sebagai tambahan informasi juga, saat ini Kabupaten Bolsel sedang berusaha untuk melengkapi segala bentuk persyaratan untuk dapat mengikuti kompetisi DAK percepatan penanggulangan kumuh terpadu yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. Nah, tentu ini semua membutuhkan bantuan dan dukungan serta pendampingan dari Pemprov Sulut” paparnya.(jamal)