Insiden Unras Petani Cap Tikus di Minsel, Ini Penjelasan Kapolre

Minsel – Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto memberikan klarifikasi terkait adanya insiden dalam aksi unjuk rasa (Unras) yang dilakukan oleh Front Peduli Cap Tikus.

Aksi Unras kelompok mahasiswa dan pengusaha Cap Tikus, di depan Kantor Bupati Minsel dan Polres Minsel mendapatkan pelayanan pengamanan dari personel Polres Minsel.

Disebabkan karena adanya miskomunikasi antara perserta aksi dengan anggota pengamanan, maka sempat terjadi kesalahpahaman yang berujung pada situasi yang nyaris menimbulkan kericuhan di sekitar lokasi unras.

“Namun hal tersebut dapat kami cegah dengan cepat, melalui diskusi dengan para peserta aksi yang menyampaikan aspirasinya,” terang Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, pada kesempatan Coffee Morning bersama wartawan.

Dalam aksi tersebut, Polres Minsel mengawal dan memfasilitasi pertemuan antara massa Front Peduli Cap Tikus dengan pihak Pemerintah Daerah kaitan dengan masalah regulasi perijinan.

“Sudah clear, kami pihak kepolisian dan adik-adik mahasiswa maupun pengusaha Cap Tikus sudah ada kesepakatan. Kami tegaskan bahwa kami tidak pernah mempersulit atau bahkan mengkriminalisasi para petani Cap Tikus. Untuk para pengusaha Cap Tikus, kami minta agar menyesuaikan dengan regulasi atau peraturan pemerintah daerah kaitan dengan perijinan,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, terkait dengan adanya oknum anggota yang telah bertindak diluar SOP dalam penanganan aksi unras, Kapolres Minsel menekankan bahwa pihaknya sudah melakukan pendalaman dan pemeriksaan secara internal.

“Sudah kami tindaklanjuti, oknum anggota tersebut telah dipanggil dan diperiksa secara internal oleh Seksi Propam. Kami pastikan, setiap anggota yang melakukan pelanggaran, akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kapolres.(jovan)

Kajian Ramadan FMDKI Manado, Ustazah Nur Aliah: Ini Amalan Penghapus Dosa

Manado ― Hadir untuk persiapkan bekal Ramadan, Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Manado sukses menggelar Kajian Ramadhan Ilmiah Muslimah (KARIMAH), Sabtu (19/03/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut mengambil tema “Ramadhan Kabarkan Surga yang Dirindukan (The Best Time to Muhasabah)” dan dihadiri 55 partisipan.

Ketua FMDKI Daerah Manado, Fatihasari Yacub, dalam sambutannya mengatakan, KARIMAH bertujuan untuk memberikan pemahaman sebagai bekal menyambut Ramadan serta agar peserta menjadi pribadi yang lebih bertakwa dari sebelumnya.

“Kegiatan ini bisa dijadikan sebagai jembatan bagi muslimah untuk mendapatkan banyak ilmu untuk bekal dalam menghadapi Ramadan agar kelak setelah Ramadan kita bisa lahir kembali menjadi manusia yang lebih bertakwa dari sebelumnya,” ungkapnya.

Acara ini menghadirkan dua pemateri. Adapun materi pertama dibawakan oleh salah seorang Daiyah sekaligus master of trainer aktivitis dakwah muslimah, Ustazah Darmawali.

Pemateri mengangkat judul “Sambut Ramadan Raih Kemuliaan” yang menitikberatkan pentingnya bekal ilmu sebagai persiapan untuk menjalani bulan mulia yang segera tiba, yaitu bulan Ramadan.

Materi selanjutnya disajikan oleh Ustazah Nur Aliah, Daiyah dan pengajar dengan judul “Ramadan Kabarkan Surga yang Dirindukan (The Best Time to Muhasabah)”.

Ustazah Nur Aliah mengajak seluruh peserta merenungi kembali amalan-amalan yang telah dilakukan sebelumnya serta menjalankan berbagai ibadah yang dapat dilakukan pada bulan Ramadan sebagai wasilah pengampun dosa. Ibadah tersebut termasuk puasa, membaca al-Qur’an, qiyam Ramadan, sedekah, hingga menuntut ilmu.

“Jadikan amalan-amalan ini sebagai wasilah untuk diampuni dosa-dosa kita. Akan ada waktu dimana kita diperlihatkan semua perbuatan kita termasuk amalan-amalan Ramadan sebelumnya kemudian akan dihisab. Mari kita renungkan itu. Mungkin di bulan Ramadan kita bisa menjadi Khadijah atau Aisyah, tapi siapa yang akan menjamin seterusnya kita akan terus seperti itu,” ucapnya.

Di akhir kegiatan sebelum pembagian doorprize bagi peserta beruntung, panitia mengajak seluruh muslimah yang hadir untuk belajar Islam di Gen-H, sebuah komunitas belajar al-Qur’an setiap pekannya.(*)

Jasa Raharja Hadirkan Redspot di Mandalika

Mataram– Dalam menjaga keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas, Jasa Raharja terus berupaya meningkatkan kontribusinya dengan melakukan program pencegahan kecelakaan.

Terlebih di dalam perhelatan internasional, MotoGP Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Purwantono beserta Direktur Operasional Dewi A. Suzana dan Direktur Hubungan Kelembagaan Munadi Herlambang mendampingi Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Kakorlantas Polri) Irjen. Pol. Firman Shantyabudi beserta Wakil Kepala Kepala Kepolisian Daerah NTB (Wakapolda NTB) Brigjen. Pol. Ruslan Aspan, Kepala Sub Direktorat Pengawalan dan Patroli Jalan Raya (Kasubditwal & PJR) Korlantas Polri Kombes Pol. Juni melakukan peninjauan hasil pemasangan rambu“Redspot” di Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok – Sirkuit Internasional Mandalika, NTB pada Kamis (17/03).

Redspot merupakan rambu jalan raya berupa marka merah dan bertuliskan batas kecepatan maksimal saat berkendara dimana tanda Redspot ini sebagai pengingat bagi pengguna jalan bahwa mereka memasuki daerah rawan kecelakaan.

Peletakan Redspot ini merupakan partisipasi aktif PT Jasa Raharja dalam menyukseskan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP Mandalika) yang akan berlangsung pada 18 – 20 Maret 2022.

Khususnya menghadapi antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung adu balap sepeda motor internasional ini, yang diikuti dengan peningkatan mobilitas dan berpotensi rawan kecelakaan.

“Kami berharap keberadaan “Redspot” di jalan utama di Mandalika ini dan di wilayah Indonesia nantinya, mampu mengingatkan dan menginformasikan batas kecepatan maksimal dalam berkendara dan sebagai penanda masyarakat untuk selalu waspada dalam berkendara. Di tengah tingginya antusiasme publik terhadap MotoGP Mandalika, kami memanfaatkan momen ini sebagai ajang kampanye keselamatan berkendara”, ujar Rivan Purwantono dalam keterangan persnya di NTB, Kamis (17/03).

PT Jasa Raharja selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyelenggara program perlindungan dasar kecelakan penumpang angkutan umum dan lalu lintas jalan, memiliki kewajiban melaksanakan program pencegahan kecelakaan melalui serangkaian kampanye keselamatan lalu lintas, khususnya dengan berbagai inovasi salah satunya adalah dengan rambu redspot ini.

Jasa Raharja menggandeng Korlantas Polri, Polda NTB dan Kementerian Perhubungan serta Dinas Perhubungan NTB dalam pemasangan rambu Redspot di titik-titik rawan kecelakaan. Penempatan Redspot ini bertujuan untuk meningatkan pengendara akan batas kecepatan maksimal, dan segera mengemudikan kendaaraan sesuai rambu-ambu yang ada. Sehingga potensi dan risiko kecelakaan di jalan raya dapat dikendalikan dan diminimalkan.

“Rambu redspot ini merupakan salah satu output dari system pelayanan digital Jasa Raharja yang terintegrasi dengan IRSMS Polri, sehingga saat ini kami memiliki data lokasi rawan kecelakaan di berbagai wilayah seluruh Indonesia” tambah Rivan .

Data ini pun sudah kami terapkan dalam aplikasi JRku pada fitur Jalanku sehingga apabila masyarakat menggunakan fitur tersebut sebagai penunjuk jalan pada saat berkendara akan menerima notifikasi apabila memasuki daerah rawan kecelakaan, sehingga bisa lebih aware dalam berkendaran.

Kata Rivan hal ini menjadi salah satu terobosan Jasa Raharja dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui kampanye keselamatan secara digital.

Sebagaimana hasil, kecelakaan tidak hanya berdampak pada timbulnya kematian, kecacatan, dan luka berat pada pengendara kendaraan bermotor dan pengguna jalan raya.

Kecelakaan ternyata menjadi salah satu penyebab kemiskinan karena hilang dan turunnya pendapatan keluarga, karena kematian atau ketidakmampuan kepala keluarga dalam mencari nafkah.

“Ditengah euphoria masyarakat yang diikuti dengan peningkatan mobilitas dalam menyambut perhelatan MotoGP di Mandalika kali ini, rambu redspot ini diharapkan menjadi salah satu terobosan untuk menciptakan keselamatan berlalu lintas dan Mandalika menjadi awal dan semoga dapat segera diaplikasikan di seluruh wilayah Indonesia” tutup Rivan.(wal/*)Mataram– Dalam menjaga keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas, Jasa Raharja terus berupaya meningkatkan kontribusinya dengan melakukan program pencegahan kecelakaan.

 

Terlebih di dalam perhelatan internasional, MotoGP Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Purwantono beserta Direktur Operasional Dewi A. Suzana dan Direktur Hubungan Kelembagaan Munadi Herlambang mendampingi Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Kakorlantas Polri) Irjen. Pol. Firman Shantyabudi beserta Wakil Kepala Kepala Kepolisian Daerah NTB (Wakapolda NTB) Brigjen. Pol. Ruslan Aspan, Kepala Sub Direktorat Pengawalan dan Patroli Jalan Raya (Kasubditwal & PJR) Korlantas Polri Kombes Pol. Juni melakukan peninjauan hasil pemasangan rambu“Redspot” di Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok – Sirkuit Internasional Mandalika, NTB pada Kamis (17/03).

 

Redspot merupakan rambu jalan raya berupa marka merah dan bertuliskan batas kecepatan maksimal saat berkendara dimana tanda Redspot ini sebagai pengingat bagi pengguna jalan bahwa mereka memasuki daerah rawan kecelakaan.

 

Peletakan Redspot ini merupakan partisipasi aktif PT Jasa Raharja dalam menyukseskan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP Mandalika) yang akan berlangsung pada 18 – 20 Maret 2022.

 

Khususnya menghadapi antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung adu balap sepeda motor internasional ini, yang diikuti dengan peningkatan mobilitas dan berpotensi rawan kecelakaan.

 

“Kami berharap keberadaan “Redspot” di jalan utama di Mandalika ini dan di wilayah Indonesia nantinya, mampu mengingatkan dan menginformasikan batas kecepatan maksimal dalam berkendara dan sebagai penanda masyarakat untuk selalu waspada dalam berkendara. Di tengah tingginya antusiasme publik terhadap MotoGP Mandalika, kami memanfaatkan momen ini sebagai ajang kampanye keselamatan berkendara”, ujar Rivan Purwantono dalam keterangan persnya di NTB, Kamis (17/03).

 

PT Jasa Raharja selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyelenggara program perlindungan dasar kecelakan penumpang angkutan umum dan lalu lintas jalan, memiliki kewajiban melaksanakan program pencegahan kecelakaan melalui serangkaian kampanye keselamatan lalu lintas, khususnya dengan berbagai inovasi salah satunya adalah dengan rambu redspot ini.

 

Jasa Raharja menggandeng Korlantas Polri, Polda NTB dan Kementerian Perhubungan serta Dinas Perhubungan NTB dalam pemasangan rambu Redspot di titik-titik rawan kecelakaan. Penempatan Redspot ini bertujuan untuk meningatkan pengendara akan batas kecepatan maksimal, dan segera mengemudikan kendaaraan sesuai rambu-ambu yang ada. Sehingga potensi dan risiko kecelakaan di jalan raya dapat dikendalikan dan diminimalkan.

 

“Rambu redspot ini merupakan salah satu output dari system pelayanan digital Jasa Raharja yang terintegrasi dengan IRSMS Polri, sehingga saat ini kami memiliki data lokasi rawan kecelakaan di berbagai wilayah seluruh Indonesia” tambah Rivan .

 

Data ini pun sudah kami terapkan dalam aplikasi JRku pada fitur Jalanku sehingga apabila masyarakat menggunakan fitur tersebut sebagai penunjuk jalan pada saat berkendara akan menerima notifikasi apabila memasuki daerah rawan kecelakaan, sehingga bisa lebih aware dalam berkendaran.

 

Kata Rivan hal ini menjadi salah satu terobosan Jasa Raharja dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui kampanye keselamatan secara digital.

 

Sebagaimana hasil, kecelakaan tidak hanya berdampak pada timbulnya kematian, kecacatan, dan luka berat pada pengendara kendaraan bermotor dan pengguna jalan raya.

 

Kecelakaan ternyata menjadi salah satu penyebab kemiskinan karena hilang dan turunnya pendapatan keluarga, karena kematian atau ketidakmampuan kepala keluarga dalam mencari nafkah.

 

“Ditengah euphoria masyarakat yang diikuti dengan peningkatan mobilitas dalam menyambut perhelatan MotoGP di Mandalika kali ini, rambu redspot ini diharapkan menjadi salah satu terobosan untuk menciptakan keselamatan berlalu lintas dan Mandalika menjadi awal dan semoga dapat segera diaplikasikan di seluruh wilayah Indonesia” tutup Rivan.(wal/*)

 

Sidak Migor, Ini Hasilnya

Bolmut– Stok minyak goreng (migor) terus dicek aparat Kepolisian di wilayah Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Kali ini personel Polsek Sangkub melakukan pengecekan di sejumlah kios jualan sembako di Pasar Desa Sangkub 3 Kecamatan Sangkub.

Dari hasil pengecekan, petugas Kepolisian mendapati stok minyak goreng masih bisa diperoleh di pasaran.

“Dari beberapa kios penjualan sembako, minyak goreng curah dijual dengan harga Rp. 10 ribu per botol ukuran 600 ml dan Rp. 30 ribu per botol ukuran 1,5 liter,” ujar Kasi Humas Polres Bolmut Ipda Douglas Tatontos.

Polres Bolmut dan jajaran katanya akan terus melakukan pemantauan stok minyak goreng termasuk pendistribusian dan harga di pasaran.(ione)

Stok Migor Ada Tapi Harga Relatif Naik

Talaud – Personel Polsek Rainis, Polres Kepulauan Talaud turun ke lapangan mengecek ketersediaan kebutuhan minyak goreng di wilayahnya.

Kapolsek Rainis Ipda Peter Nender mengatakan, pengecekan untuk memastikan dan menjamin ketersedian minyak goreng di wilayah Rainis bisa tercukupi.

Pengecekan dilakukan di sejumlah kios dan warung guna oleh personel Polsek.

“Hasil pemantauan di kios dan warung, harga minyak goreng kisaran Rp.19 ribu hingga Rp. 21 ribu per liter. Minyak goreng yang diperjualbelikan di wilayah Rainis, didapat dari toko-toko yang berada di Kecamatan Beo dengan kisaran harga Rp. 350 ribu per dos,” katanya.

Lanjutnya, ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat Rainis masih dapat terpenuhi namun masih terkendala dengan harga yang relatif naik.(oke)

Beluam Ada Kelangkaan Migor

Minsel – Polres Minahasa Selatan (Minsel) meninjau langsung ketersediaan stok migor (minyak goreng) di sejumlah pertokoan dan Pasar Berdikari Tumpaan.

Peninjauan dipimpin AKP Jose Trisko. Dikatakannya, kegiatan ini untuk memantau sekaligus mengecek stok migor serta Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Untuk memastikan ketersediaan migor dan pendistribusian serta penjualannya terkait dengan HET,” singkat AKP Jose Trisko.

Dari hasil pantauan, diketahui bahwa stok migor dalam kondisi normal dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.(jovan)

Kekerasan Seksual Anak Bawah Umur Kembali Terjadi, Ini Tersangkanya

Manado–Tim Opsnal dan Resmob Polresta Manado mengamankan terduga pelaku Persetubuhan terhadap anak sekitar pukul 21.00 wita.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P Sirait S.H.,S.IK, mengatakan, terduga pelaku adalah seorang pria berinisial S (55), warga Singkil.

“Pelaku diamankan tim opsnal dan resmob manado di rumahnya sementara menjaga warung miliknya,” kata Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P Sirait S.H.,S.IK.

Kejadiannya dimana awalnya saksi selaku Ibu Kandung Korban keluar untuk pergi ke kios daripada Pelaku dan pada saat sampai di kios dari Pelaku, Saksi mendegar Korban berteriak sehingga Saksi langsung mencari Korban dan sempat melihat Pelaku memegang tangan kanan Korban serta kemaluan Korban.

“Tak terima dengan perbuatan pelaku, ibu korban kemudian melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polresta Manado”, jelas Kapolresta Manado.

“Terduga pelaku sudah diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut,” tutup Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P. Sirait S.H.,S.I.K.(die)

Belilah Minyak Goreng Seperlunya Jangan Menimbun

Bitung – Cegah kelangkaan minyak goreng (MIGOR) di Kota Bitung, Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S. Irawan, S.H., S.I.K., M.H. memantau serta mengawasi langsung ketersediaan dan distribusi Minyak Goreng.

Didampingi Kasat Lantas AKP Awaludin Puhi, S.I.K., Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S. Irawan, S.H., S.I.K., M.H. memantau serta mengawasi langsung ketersediaan dan distribusi Minyak Goreng di Pasar Girian Kota Bitung.

Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S. Irawan, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan warga masyarakat tidak perlu panik atau khawatir akan ketersediaan stok minyak goreng.

“Warga masyarakat tak perlu panik, stok minyak goreng masih ada. Belilah minyak goreng seperlunya saja dan jangan menimbun untuk mendapatkan keuntungan sendiri”, pesan Kapolres Bitung.

Dia juga menegaskan bahwa jika ada masyarakat yang mengetahui tentang adanya indikasi penimbunan minyak goreng yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, segera laporkan.(angky)

 

Jelang Kejuaraan Tenis Meja James Sumendap Cup, Panitia Matangkan Persiapan

SUARASULUT.COM, MITRA – Persiapan pelaksanaan kejuaraan tenis meja berlebel Bupati James Sumendap Cup 2022 yang direncanakan berlangsung pada akhir Maret ini, kian dimatangkan oleh panitia pelaksanan.

Panitia pelaksana kejuaraan tenis meja berlebel Bupati James Sumendap Cup 2022, terus memantapkan kesiapan menuju hari pelaksanaan yang direncanakan berlangsung pada akhir Maret mendatang.

Wakapolres Mitra Kompol Efendy Tubagus selaku Ketua Panitia mengungkapkan, sesuai rencana kegiatan tenis meja Bupati James Sumendap Cup akan berlangsung mulai 25-27 Maret 2022 bertempat di sport hall kantor DPRD Mitra.

“Mulai dari proses pendaftaran sampai pada teknis pelaksanaan kegiatan terus kami matangkan. Nantinya, kita akan berlakukan protokol kesehatan secara ketat kepada peserta dan penonton yang akan masuk ke dalam gedung. Wajib pakai masker, mencuci tangan dan menunjukkan kartu vaksin minimal dosis 2,” tegasnya, Jumat 18 Maret 2022.

Lebih lanjut Tubagus menjelaskan, kejuaraan tenis meja James Sumendap Cup bertujuan untuk menggiatkan kembali olahraga tenis meja di Mitra, mencari bibit-bibit olahragawan tenis meja, serta mempersiapkan team tenis meja Mitra untuk berlaga pada kejuaraan daerah pekan olahraga provinsi (Porprov) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bolmong beberapa waktu mendatang.

“Selaku panitia, saya dan bendahara Sabrina Shasa Sumendap berharap, lewat event ini dapat menghasilkan atlit-atlit Mitra yang dapat mengharumkan nama daerah diberbagai event lokal bahkan nasional,” tukasnya sembari mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan tersebut. (***)

14 Hari Operasi Keselamatan Samrat 2022, 138 Pelanggar Terjaring di Mitra

Suarasulut.com, Mitra – Sebanyak 138 pelanggar lalu lintas terjaring selama Operasi Keselamatan Samrat 2022, yang dilaksanakan Polres Minahasa Tenggara (Mitra) dari tanggal 1-14 Maret 2022.

Kapolres Mitra AKBP Rudi Hartono melalui Kasat Lantas Iptu Recky Pongajow mengungkapkan, dari jumlah 138 pelanggar, sebanyak 135 dikenai sanksi teguran sedangkan 3 pelanggar lainnya kenakan sanksi tilang atau tindakan langsung.

“Dalam operasi kami lebih banyak mengedepankan himbauan dan edukasi terkait aturan dalam berlalu lintas dan protokol kesehatan covid19,” kata Recky, Kamis 17 Maret 2022.

Untuk pelanggaran sendiri ditambahkan Recky, secara umum didominasi oleh pengendara roda dua (R2). Mulai dari pengendara tidak menggunakan helm, belum memiliki SIM, tidak membawa surat kendaraan (STNK), serta penggunaan knalpot racing.

“Selama 14 hari, Operasi Keselamatan Samrat 2022 yang dilakukan Polres Mitra semua berjalan lancar dan aman. Selanjutnya, untuk kegiatan operasi rutin akan tetap kami lakukan di wilayah hukum Polres Mitra,” tukasnya. (***)

Dendam Berujung Pembunuhan, Ini Tersangkanya

Minahasa – Tim Resmob Polres Minahasa mengamankan buronan kasus pembunuhan terhadap sesama warga Desa Mahembang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, yang terjadi di desa setempat Jumat (11/3/2022) malam.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan informasi dari Polres Minahasa, membenarkan hal tersebut.

“Pelakunya pria berinisial RP (40). Ditangkap di wilayah Dumoga Timur, Bolaang Mongondow, pada Jumat (18/3) pagi,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Jumat sore, di Mapolda Sulut.

Diketahui, pelaku melarikan diri sesaat usai menikam David Maesa (31) di bagian dada kiri atas menggunakan senjata tajam. Saksi di sekitar TKP sempat melihat pelaku memegang senjata tajam sambil mengejar korban.

“Diduga motifnya antara pelaku dan korban saling menyimpan dendam karena keduanya sudah beberapa kali terlibat permasalahan,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Korban malam itu ditemukan warga dalam posisi tergeletak di jalan desa setempat. Kemudian dilarikan ke Puskesmas Kakas dan langsung mendapat tindakan medis namun korban sudah meninggal dunia.

“Pelaku sudah diamankan di Mapolres Minahasa untuk diproses lanjut,” kunci Kombes Pol Jules Abraham Abast.(die)

Polisi Sita Puluhan Jenis Kosmetik Tanpa Izin Edar

Talaud – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Talaud mengamankan berbagai jenis kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Berbagai jenis kosmetik tanpa izin edar ini diamankan saat pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Menurut Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Talaud Iptu Berti Polii, kosmetik yang diamankan berasal dari sejumlah pedagang yang berasal dari Kelurahan Beo dan Kelurahan Beo Timur, Kecamatan Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Puluhan kosmetik tanpa izin edar yang dipasarkan di wilayah Talaud telah diamankan di Mapolres guna proses pemeriksaan lebih lanjut,” singkatnya.(die)

Pria Ini Pengedar 1000 Butir Trihexyphenidyl di Tuminting

Manado – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Manado mengamankan seorang pengedar beserta 1000 butir obat keras jenis Trihexyphenidyl, di wilayah Tuminting, Manado.

Terkait adanya pengungkapan kasus tersebut, dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast.

“Pelakunya pria berinisial SB (30), warga Tuminting, ditangkap saat berada disebuah bengkel sepeda motor di wilayah setempat,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Jumat (18/3) siang, di Mapolda Sulut.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, sebelumnya tim mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku diduga kuat akan mengedarkan Trihexyphenidyl di wilayah Tuminting.

“Tim segera menuju TKP dan mengamankan pelaku, lalu dilakukan pemeriksaan. Tim mendapati 1000 butir Trihexyphenidyl warna kuning yang disimpan pelaku di saku celananya,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pelaku beserta barang bukti tersebut telah diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut, dan kasus ini masih dalam pengembangan.

Kombes Pol Jules Abraham Abast mengimbau masyarakat agar menghindari penggunaan obat keras jenis apapun tanpa petunjuk atau resep dokter karena dapat berakibat fatal.

“Masyarakat juga diminta segera melapor ke pihak kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran maupun penyalahgunaan obat keras,” tutup Kombes Pol Jules Abraham Abast.(die)

 

Narkoba Terus Teror Sulut

Manado – Narkoba terus teror Nyiur Melambai. Namun kita patut syukuri aparat kepolisian selalu gerak cepat. Hasilnya, tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Manado mengamankan seorang pria terduga pengedar beserta lima paket sabu, sekitar pukul 16.00 WITA.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan informasi dari Polresta Manado, tak menampik hal tersebut.

“Terduga pengedar berinisial CJ (20). Ditangkap di rumahnya, di Mahakeret Barat, Wenang, Manado,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, di Mapolda Sulut.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, awalnya pada Kamis pagi tim mendapat informasi dari masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Mahakeret Barat.

“Tim segera melakukan penyelidikan, kemudian mengamankan terduga pengedar. Selain lima paket sabu, tim juga mendapati alat hisap dan pipet kaca di rumah CJ,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Ditambahkannya, terduga pengedar beserta barang bukti tersebut sudah diamankan di Mapolresta Manado untuk diproses lanjut.

“Kasus ini akan dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain ataupun jaringan peredaran narkotika di wilayah Manado,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.(die)

RIPPARPROV Sulut Segera Terwujud dan di Perdakan

Manado– Setelah bertahun-tahun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi (RIPPARPROV) Sulut, kini pun dikatakan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Asiano Gammy Kawatu, bahwa dokumen RIPPARPROV Sulut dibuat untuk segera disodorkan ke DPRD Sulut agar dilegalkan lewat Peraturan Daerah (Perda).

“Penyusunan dokumen RIPPARPROV ini memang sudah dilakukan bertahun-tahun, mudah-mudahan kali ini kita sudah akan memasuki tahapan finalisasi, harmonisasi dengan Kementerian Hukum dan HAM sudah dilakukan dan kita sudah memperkaya hal ini dengan FGD dan masih ada lagi FGD-FGD kecil,” terang Kawatu kepada wartawan usai memimpin rapat koordinasi kegiatan dimaksud yang di gelar di salah satu hotel ternama di Manado.

Diharapkannya pula dalam tahapan finalisasi sekarang ini agar cepat rampung dan segera dilaporkan kepada pimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK), yang setelah itu nanti dikeluarkan surat resmi dari Biro Hukum untuk disampaikan ke DPRD Sulut.

“Targetnya pada pertengahan tahun ini sudah bisa selesai, dan hal ini menjadi acuan dari kegiatan-kegiatan dalam melakukan pengembangan dan pembangunan Pariwisata,” tegas Kawatu.

Terpisah itu, dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Sulut, Hendry Kaitjily untuk RIPPARPROV sudah sejak lama dilakukan pengkajian namun belum sempat terwujud, dan pada akhirnya di era pimpinan OD-SK inilah, baru terwujud.

Dikarenakan keseriusan dan wujud kecintaan dari kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw akan membangun Bumi Nyiur Melambai ini.

“Semuanya memang bisa saja melakukan hal ini, namun kunci dari keberhasilan kita ini memang cuma komunikasi koordinasi,” tegas Kaitjily. (wal/*)

Rakor Program Tim Kerja KEK Industri dan Pariwisata, Begini Penekanan Sekdaprov Gamy Kawatu

Manado– Penjabat Sekdaprov Sulawesi Utara Asiano Gemmy Kawatu Memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana dan Program Kerja Tim Teknis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri dan Pariwisata Provinsi Sulut, yang bertempat di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Jumat(18/3/2022)

Hadir dalam rapat ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan Praseno Hadi, Kepala Bappeda Sulut Jenny Karouw, Kepala Dinas PUPR Sulut Alexander Wattimena, Kepala Biro Hukum Flora Krisen, perwakilan Pemkab Minut dan Bitung serta stakeholder terkait.

Kawatu optimis KEK Industri dan KEK Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara segera berjalan baik sesuai harapan Pemerintah, namun sedikit terlambat karena Pandemi Covid-19 dirasakan di semua Provinsi di Indonesia.

“Langkah maju, langkah besar ini musti didukung semua pihak, ini merupakan salah satu wahana untuk kita lakukan praktek kerja bersama dalam rangka percepatan pembangunan baik KEK Pariwisata Likupang serta KEK Industri Bitung,” tegas Sekprov Kawatu.

Menurut Sekprov Kawatu segenap Stekholder terkait juga telah menghadiri Rakor ini dan mereka akan saling berkoordinasi untuk dapat menyusun rencana kerja kedepan.

Kepala Bappeda Sulut Ir. Jenny Karouw dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakor ini adalah tindak lanjut dari SK Gubernur yang menetapkan Tim Teknis Dalam Pelaksanaan Percepatan Pembangunan baik KEK Industri Bitung dan KEK Pariwisata Likupang.

“Kita sudah beberapa kali menerima surat dari Menko Ekonomi berkaitan dengan informasi bahwa 2 KEK kita di Sulut ini perlu dilakukan percepatan pembangunan karena waktu yang diberikan pada kita kalau dihitung secara normal sudah hampir habis namun kita diselamatkan dengan kondisi Pandemi Covid-19 yang memang menghantam sektor Pariwisata dan Industri,” jelas Karouw.

Namun demikian menurutnya di tahun 2022 ini perlu dilakukan upaya-upaya percepatan karena ada beberapa green lite yang diberikan pemerintah pusat bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Pertama untuk KEK Bitung dengan adanya kunjungan dari Bapak Presiden dan Menteri PUPR ini akan membantu kita dalam land clearing serta Jalan dalam kawasan untuk lahan 92,96 hektar,” terang Karouw pada kesempatan ini.

Jenny Karouw juga menyampaikan usulan tersebut sudah dikongkritkan dengan usulan dari Pak Gubernur kepada Kepala Bapenas yang akan disampaikan pada hari Senin dalam Rapat Kerja Nasional yang akan disampaikan kepada seluruh Gubernur di Indonesia dimana yang hadir di Sulut ada 12 Gubernur.(wal/*)

Gubernur Olly Dondokambey Hadiri Penyerahan LKPD Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota ke BPK

Manado–Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited oleh Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2021 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara,
Jumat(18/3/2022).

Turut hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Sekdaprov Sulut Asiano G Kawatu dan Para Bupati/Walikota Se-Sulawesi Utara.

Gubernur Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey, SE. dalam sambutannya menyampaikan melalui Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang akan diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan diharapkan kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah di pemerintah daerah, baik Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh Kabupaten Kota akan mengalami peningkatan.

Sementara itu Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara Bapak Karyadi, S.E., M.M., Ak., CA., CFrA., CSFA. menyatakan bahwa Laporan Keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah.

Kepala Perwakilan BPK menambahkan, mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam pelaksanaan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan sehingga secara keseluruhan mengalami kenaikan yang signifikan.

Diharapkan pemerintah daerah terus berusaha meningkatkan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan yang akan dilaksanakan oleh BPK perwakilan Sulawesi Utara.(wal)

Bupati Iskandar : Semoga Bolsel Pertahankan WTP

Bolsel–Bupati H. Iskandar Kamaru S.Pt bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kab. Bolsel T.A 2021 Unaudited di Kantor BPK-RI Perwakilan Sulut di Manado, Jumat (18/03/2022).

Untuk diketahui, LKPD merupakan suatu kewajiban konstitusional bagi setiap Pemerintah Daerah dalam memenuhi akuntabilitas dan tanggung jawab pengelolaan keuangan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Dalam acara ini, Pemprov Sulut bersama Pemerintah Daerah Kabupaten /Kota se-Sulut serentak menyerahkan LKPD T.A 2021 kepada BPK-RI yang selanjutnya akan dilakukan audit penuh.

Bupati H. Iskandar Kamaru S.Pt menegaskan bahwa LKPD 2021 Unaudited yang disampaikan kepada BPK telah direviu oleh Inspektorat sesuai ketentuan yang berlaku. Pemkab Bolsel berkomitmen menindaklanjuti temuan pemeriksaan BPK serta meningkatkan pengawasan dan pengendalian internal.

“Semoga penyerahan LKPD unaudited yg lebih awal ini menjadi perrmulaan yang baik dalam perbaikan tata kelola keuangan pemerintah, sehingga Bolsel dapat mempertahankan Opini WTP yang ke-8 kalinya berturut-turut sebagai bentuk tanggung jawab publik kepada masyarakat,” harap Bupati.

Turut hadir Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw bersama para Bupati/Walikota se-Sulut, Sekda Marzanzius A. Ohy S.STP, MAP, Inspektur Daerah Ridel Paputungan dan Kepala Badan Keuangan Lasya Mamonto ME.(jamal)

Wali Kota AA dan Wawali RS Serahkan LKPD Kepada BPK RI Perwakilan Sulut

Manado–Wali kota dan wakil wali kota Manado Andrei Angouw dan dr. Richard Sualang menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2021 di Kantor BPK R.I Perwakilan Sulut.

Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun anggaran 2021 ini berlangsung serentak oleh Pemerintah Provinsi Sulut serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara kepada Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan ini menghadirkan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Steven Kandouw serta Bupati Wakil Bupati dan Walikota Wakil Walikota se Sulut.(agungSugi)

Wali Kota Caroll Senduk Serahkan LKPD Tahun 2021

Tomohon–Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. menghadiri kegiatan Penyerahan Serentak LKPD Unaudited Oleh Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota Se- Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2021 Kepada BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan ini dilaksanakan di kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, Jumat 18 Maret 2022. Walikota Tomohon menyerahkan LKPD Unaudited Tahun Anggaran 2021 kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara

Sebelumnya Walikota Tomohon dan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara menandatangani berita acara serah terima LKPD Unaudited Tahun Anggaran 2021

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara Karyadi, CA., CFrA., CSFA mengatakan kegiatan ini sekaligus sebagai entry meeting pemeriksaan terperinci LKPD Provinsi/Kabupaten/Kota Se- Sulawesi Utara dan kinerja LFAR Provinsi mulai dilaksanakan 21 Maret 2022.

Semoga seluruh pemerintah daerah Se- Sulawesi Utara mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun anggaran 2021.

Presentase penyelesaian Progress Tindak lanjut laporan keuangan pemerintah daerah Se- Sulawesi Utara dan BUMD/Perusahaan Daerah (Bank SulutGo) semester II tahun 2021 yaitu 79,74%. Naik dar 77,51% pada semester I tahun 2021

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan, sebagai Kepala Daerah sudah menjadi tugasnya dalam menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.

Semoga Provinsi Sulawesi Utara dan 15 Kabupaten/Kota bisa mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

“Mudah-mudahan semua program pemerintah daerah dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” harap Gubernur.

Dihadiri juga Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Sekprov Sulut, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Se-Sulawesi Utara, Sekretaris Daerah dan Kepala Keuangan serta Inspektur Se- Sulawesi Utara.(red)

Bupati Depri Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2021 ke BPK

Bolmut– Bupati Drs. H. Depri Pontoh serahkan LKPD Tahun Anggaran 2021 Unaudited Bertempat di Aula BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, dilaksanakan Penyerahan LKPD Tahun Anggaran 2021 Unaudited dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta kabupaten kota se Sulawesi Utara.

Pelaksanaan kegiatan Penyerahan LKPD Tahun Anggaran 2021 Unaudited tahun ini tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Bupati Bolaang Mongondow Utara didampingi Sekretaris Daerah Bolaang Mongondow Utara dr. Jusnan C. Mokoginta, Mars, Inspektur Daerah Dra. Moilom Pontoh dan Kepalan Badan Pengelola Kuangan dan Aset Daerah Sirajudin Lasena, SE.,Mc Dev.

Gubernur Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey, SE. dalam sambutannya menyampaikan melalui Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang akan diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan diharapkan kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah di pemerintah daerah, baik Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh Kabupaten Kota akan mengalami peningkatan.

Sementara itu Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara Bapak Karyadi, S.E., M.M., Ak., CA., CFrA., CSFA. menyatakan bahwa Laporan Keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah. Kepala Perwakilan menambahkan mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam pelaksanaan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan sehingga secara keseluruhan mengalami kenaikan yang signifikan.

Diharapkan pemerintah daerah terus berusaha meningkatkan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan yang akan dilaksanakan oleh BPK perwakilan Sulawesi Utara.(ione)

Joune Ganda Serahkan LKPD Minut Tahun 2021 ke BPK

Minut– Jumat (8/03/2022) sore Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda, didampingi Pjb Sekda Drs Rivino Dondokambey dan Inspektur Umbase Mayuntu menghadiri undangan penyampaian dan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021 Unaudited kepada Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan bertempat di kantor BPK Provinsi Sulut, Jalan 18 Agustus No.98 Manado, dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE, Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw, Perwakilan BPK Sulawesi Utara Karyadi, SE, MM, dan seluruh kepala-kepala daerah di Provinsi Sulawesi Utara.(angky)

Wali Kota Andrei Diagnosa Saluran Air di Winangun Satu

Manado–Selesai mengikuti olahraga pagi dan latihan Menembak di Kodim 1309 Manado, pagi ini (18/03/2022) Wali Kota Manado Andrei Angouw melakukan kunjungan lapangan di Kelurahan Winangun Satu Kecamatan Malalayang.

Di Winangun Satu Walikota melakukan diagnosa saluran air dengan cara menelusuri berbagai parit-parit yang ada. Diagnosa dimaksudkan untuk mencari tau jalur saluran airnya keluar hingga kemana sekaligus mengetahui di lakasi mana air melambat, terhambat atau bahkan tidak memiliki akses jalan keluar karena terjadi penyumbatan.

Wali kota menyusuri berbagai lorong dan mengetahui dilapangan terdapat beberapa pemukiman dan rumah warga yang tergenang air jika hujan lebat. Temuan dilapangan disebabkan ada saluran air yang menyempit, terjadi pendangkalan dan bahkan ada yang tersumbat oleh lumpur dan sampah.

Semua hasil tinjauan dilapangan ini dianalisa dan dicari jalan keluar untuk pembenahan agar warga tidak terancam luapan air atau bahkan diterjang banjir.

Terdapat beberapa hal urgen dilapangan yang harus secepatnya diantisipasi langsung mendapat perhatian Wali Kota. Bahkan Wali Kota langsung mengeluarkan kebijakan untuk ditangani secara koordinatif oleh instansi teknis, camat, lurah dan ketua-ketua lingkungan.

Hadir dilapangan mendampingi Wali Kota yakni Kadis PUPR Kota Manado Johny Suwu, Kadis Perkim Piter Eman, pejabat teknis dan para arsitek, Camat Malalayang, Lurah Winangun Satu, Ketua-ketua lingkungan dan beberapa tokoh masyarakat yang antusias berdialog dan berkomunikasi dengan Wali kota di lapangan.(agungSugi)

AA-RS Latihan Menembak di Kodim 1309 Manado

Manado– Jumat (18/03-2022) pagi, Wali Kota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang mengunjungi Kodim 1309 Manado.

Kehadiran Wali kota dan Wakil Wali kota di Kodim 1309 Manado dalam rangka olahraga pagi sekaligus mengikuti latihan Menembak di lapangan tembak Kodim 1309 Manado.

Hadir dalam kegiatan pagi ini Komandan Kodim 1309 Manado dan jajaran serta Danpomal Manado.(agungSugi)

Babuk Sembilan Motor Curian, Tersangka Tumbang Ditembak

Manado–Tim Resmob Presisi Polda Sulut Amankan Sembilan Motor Curian, Seorang Pelaku Ditembak. Dipimpin Katim Resmob Iptu Ahmad Anugrah dan Wakatim Ipda Pedro Celo.

Tim Resmob Presisi berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial SP alias Wiro, 24, warga Kelurahan Girian Indah, Lingkungan VI, Kecamatan Girian, Kota Bitung, bersama sembila barang bukti sepeda motor bermacam jenis, Rabu (16/03/2022) hingga Kamis (17/03/2022).

Informasi dirangkum media ini, awalnya Tim Resmob Presisi mendapat laporan dari warga yang kehilangan sepeda motor. Selanjutnya tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui identitas para pelaku curanmor ini.

Pada Rabu (16/03/2022) sekira pukul 23.00 Wita, Tim Resmob Presisi berhasil mengetahui keberadaan pelaku utama berinisial BD (buron). Dimana pelaku BD bersama rekannya, berada di atas kendaraan mobil double cabin DB 8216 JB.

Di jalan raya Manado-Tomohon Kelurahan Winangun, Tim Resmob Presisi menghentikan mobil pelaku. Akan tetapi mobil pelaku berhasil kabur. Kemudian terjadi kejar-kejaran di jalan raya Manado-Tomohon.

Nah, memasuki Desa Pineleng, tepat di depan lahan pekuburan, pelaku utama langsung memberhentikan mobilnya di tengah jalan dan melompat keluar berlari ke semak-semak.

Tim Resmob Presisi langsung melakukan penangkapan pada pelaku kedua berinisial SP alias Wiro, 24, Kelurahan Girian Indah Lingkungan VI, Kecamatan Girian, yang berada di dalam kendaraan.

Setelah ditangkap, hasil keterangan pelaku Wiro menjelaskan bahwa dirinya sudah berulang kali ikut bersama pelaku BD melakukan kasus curanmor di Wilayah Kema, Minahasa Utara.

Tak berhenti disitu saja, Tim Resmob Presisi kemudian melakukan pengembangan mencari barang bukti sepeda motor. Tim mendapat informasi bahwa banyak sepeda motor hasil curian dijual oleh para pelaku di Wilayah Minahasa Tenggara tepatnya di Desa Belang Kecamatan Belang.

Tim selanjutnya bergerak ke Desa Belang untuk melakukan penyitaan sepeda motor. Tim kemudian berhasil menyita sembilan unit sepeda motor.

Nah, dalam perjalan pulang pelaku Wiro mencoba melarikan diri, terpaksa Tim Resmob Presisi melalukan tindakan tegas terukur di bagian kaki.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulut, Kombes Pol Gani F Siahaan, melalui Katim Resmob Iptu Ahmad Anugrah, membenarkan pengungkapan kasus curanmor.

“Untuk proses hukum, selanjutnya diserahkan ke Polres Minut,” singkat Anugrah didampingi Wakatim Ipda Pedro Celo.(die)