Lasarus Ajak Mahasiswa Papua di Sulut Jaga Kerukunan dan Berpikir Objektif

oleh -634 Dilihat
Lasarus Himdom, mahasiswa senior Fak-fak, Papua.

Manado—Sebagai laboratorium kerukunan di Indonesia, Sulawesi Utara (Sulut) didiami berbagai suku etnis dan budaya yang hidup berdampingan secara damai.

Tak terkecuali, keberadaan mahasiswa asal Papua yang menetap dan mengenyam studi di Bumi Nyiur Melambai, selalu mendapat tempat terbaik di hati masyarakat Sulut dalam bingkai kebinekaan.

Sebabnya, Lasarus Himdom selaku mahasiswa senior Fak-fak, Papua, untuk terus menggaungkan spirit perdamaiaan serta mengajak bekerjasama dengan pemerintah, TNI/POLRI, serta seluruh elemen masyarakat di seluruh Bumi Nyiur Melambai, mendukung berbagai program pemerintah di tengah pandemic saat ini.

“Kita harus bekerjasama dengan pemerintah, TNI/Polri, dan seluruh elemen masyarakat kita jalin komunikasi, agar kita mendapatkan pelayanan, pengayoman. Bukan cuma itu, dalam kondisi Pandemi saat ini, sudah seharusnya kita mengikuti anjuran pemerintah soal Vaksinasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Himdom.

Himdom yang juga ketua asrama mahasiswa Fak-fak di Sulut ini, berharap, mahasiswa Papua terus menjaga kedamaian dan persaudaraan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terlebih khusus Provinsi Sulut.
“Kita sebagai putra-putri asli Papua, harus peka dengan kondisi bangsa. Yaitu fokus belajar keras, meraih ilmu dan prestasi,” pintanya.

Dia juga mengingatkan para tokoh dan mahasiswa Papua yang ada di Sulut untuk menyikapi berbagai persoalan lebih objektif dan bijak, apa lagi di tengah kondisi bangsat saat ini.

“Kita jangan sampai terprovokasi, sehingga bisa melakukan indakan negativ. Mari kita yakin dan percaya, karena pemeritah, TNI/Polri dan seluruh elemen di Sulut sangat peduli dan mau membantu dalam melayani, serta memberikan perlindungan keamanan secara penuh kepada kita semua. Dan terpenting ayo kita sukseskan program Vaksinasi,” ajaknya. (wal/*)