Pemda Tidak Tepati Janji, Ricuh Bongkar Paksa Lapak Pasar Lama Melonguane

oleh -92 views

SUARASULUT.COM, TALAUD – Pedagang di Pasar Lama Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, menolak pembongkaran kios dan lapak mereka yang berada di kompleks pasar tersebut. Pedagang di pasar lama menuding Pemda Talaud hanya mementingkan kepentingan pedagang di pasar baru daripada nasib pedagang di pasar lama yang hanya berjumlah 30 orang.

Kericuhan terjadi saat anggota Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Pemda Talaud mulai membongkar paksa atap dari lapak jualan mereka yang didirikan di atas tanah milik orang lain, pada Kamis (22/10/2020).

Pedagang bersama anggota Satpol PP nyaris baku pukul dalam pembongkaran yang dijaga ketat TNI – Polri itu. Akibat kericuhan pembongkaran itu, Dua orang pedagang wanita histeris dan pingsan.

Salah Satu pedagang Ibu Sioma menuturkan, “Dirinya menolak keputusan Pemda yang melakukan pembongkaran tanpa ada pemberitahuan, itu juga sudah ada pertemuan bersama Wakil Bupati dan keputusanya akan dilakukan pengukuran lahan dari pertanahan dan akan dibayar ganti rugi lahan, tapi jadi begini, belum dibayar sudah ada pembongkaran paksa,” tutur pedagang dengan nada tinggi.

Menangapi hal tersebut Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Daud Malensang S.Sos angkat bicara, “Sudah Dua Tahun penertiban Kota Melonguane, lokasi Pasar lama ini, akan dijadikan area hijau terbuka dan taman baca. Sesuai rencana tata kota ini bukan lagi pasar. Kita sebagai pemerintah Daerah tidak pernah mengusik usaha rakyat, aturan sudah sangat jelas untuk menempati pasar baru yang sudah di bangun pemerintah Daerah.

Pembongkaran pasar lama Melonguane hanya hanya di lakukan di area depan di lapak yang berdiri di tanah Ci Kori sedangkan di area belakan hanya di pagar menunggu kesepakatan antara Pemda dan pedagang dikarenakan pedagang ada bukti-bukti kepemilikan tanah yang menjadi pasar.(Oke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *