IRT Diduga Melompat ke Laut, Ini Info Terkini

oleh -33 views

SUARASULUT.COM,SANGIHE– Salah seorang penumpang KM Saint Mary, dilaporkan hilang saat sedang melakukan perjalanan laut dari Pelabuhan Manado menuju Pelabuhan Tahuna.

Diduga korban yang diketahui bernama Agnes Durian (49) warga Manganitu Selatan nekat melompat dari kapal tersebut, 3 jam setelah kapal KM Saint Mary melakukan perjalanannya dari Pelabuhan Manado, sekitar pukul 22.00 Wita.

Menurut seorang saksi mata, penumpang lainnya bernama Rivaldi, ia sempat melihat ibu tersebut keluar masuk ruangan penumpang sedang membuang tisu dan tas.

Dan terakhir menurut saksi, ia melihat ibu tersebut berdiri di gang dek 2 luar kapal dan langsung melompat ke laut.
Sebelumnya, Kapal Saint Mary yang dinahkodai J, Tamara pada hari Kamis, 1 Oktober 2020 sekitar pukul 19.00 wita, bertolak dari Pelabuhan Manado menuju Pelabuhan Tahuna.

Dalam perjalanan sekitar pukul 22.00 wita pada saat itu posisi kapal berada di sekitar wilayah Pulau Biaro Kabupaten Kepulauan Sitaro tepatnya di Garis Lintang: 02°-24′-187″ N, Garis Bujur: 125°-15′-916″ E, datang seorang penumpang bernama Petrus Gawengdaleng yang merupakan suami korban, ke ruang nahkoda untuk memberitahukan bahwa istrinya tidak berada di atas kapal.

Suami korban menuturkan bahwa sebelumnya ia dan istrinya sedang beristirahat di ranjang dek 2 kapal. Setelah terbangun, ia melihat istrinya sudah tidak berada disamping ranjangnya.

Iapun berusaha mencari istrinya di atas kapal tapi tidak ditemukan. Suami korban kemudian melaporkan hal tersebut ke Nahkoda kapal, dan langsung memerintahkan semua ABK untuk mencari ibu tersebut.

Sesaat kemudian kapal langsung berbalik arah melakukan pencarian selama 1 jam mengantisipasi ibu tersebut jatuh atau melompat dari atas kapal. Namun setelah dilakukan pencarian namun ibu tersebut tidak ditemukan.

Tiba pukul 07.00 wita, di Pelabuhan Tahuna, pihak kapal langsung membuat Berita Acara Kehilangan dan berkoordinasi dengan Pos Pol KP3 Tahuna dan KPLP Syahbandar Tahuna.
Kasubag Humas Polres Kepulauan Sangihe Iptu Jakub Sedu membenarkan hal tersebut. “Ia betul ada laporan yang masuk tentang kehilangan seorang penumpang dari Kapal Saint Mary, hal itu tertuang dalam Berita Acara yang ditandatangani Nahkoda Kapal dan Saksi,” singkatnya.(rds/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *