Astaga! Oknum Sekdes Diduga ‘Sunat’ Dana BUMDes

oleh -458 Dilihat

SUARASULUT.COM,BOLTIM– Oknum Mantan Sekretaris di salah satu Kecamatan Kotamunan Kabupaten Boltim, diduga telah menggelapkan dana bantuan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Desa sebesar Rp.50 juta.

Dugaan ‘penyunatan’ dana BUMdes ini disampaikan Ketua BUMdes 2019, Minarti Kobandaha S. Pd kepada media Suarasulut.com di rumah Kepala Desa Sore Kamis (2/9/2020).

Lanjutnya, oknum sekertaris Desa diduga telah melakukan hal melanggar hukum, karena sudah berani memalsukan SK. Di mana dia bukan Ketua BumDes, tapi mengeluarkan SK dengan namanya sebagai Ketua BumDes, sedangkan Bendahara BumDes sendiri kabarnya adalah istrinya, selain diduga memalsukan SK. Juga meniru tandatangan Kepala Desa guna memuluskan aksinya mengambil uang BumDes melalui salah satu Bank.

Lanjut Minarti Kobandaha S.Pd, Ia merasa sangat keberatan karena pada Surat Keputusan (SK) sah atas namanya masih Ketua BumDes, namun mengambil uang di salah satu Bank ada SK baru diduga dipalsukan si oknum mantan sekdes untuk mencairkan dana BUMDes.

“Sampai saat ini masyarakat selalu menanyakan kepada saya kenapa program BUMDes tidak berjalan, dan menimbulkan pemikirin buruk masyarakat kepada saya, karena mereka ketahui Ketua BumDes itu masih saya,” terang Minarti.

Lebih lanjut, anggaran yang masuk di rekening BumDes sejak tanggal (16/1/2020) sebesar Rp.70 juta. Si oknum Sekdes disuga mengambil uang di Bank semenjak bulan Maret (24/2020) dengan sebesar Rp.10 juta, berselang beberapa pekan kembali mengambil uang sebesar Rp.20 juta tanggal 7/4/2020.

Bulan berikut kembali mengambil uang Rp. 20.800.000 tanggal (5/5/2020 dan menyisahkan uang di saldo rekining BumDes Rp. 41.155.

Kepada si oknum kiranya punya iktikad baik untuk musyawarah bersama Kepala Desa serta pengurus-pengurus BumDes dan mengakui kesalahan dilakukan, bukan selalu mangkir tiap dipanggil untuk musyawarah.

“Untuk bendahara BumDes selaku tolong di respon Messenger Facebook karena sudah beberapa kali di telefon tidak di angkat,” harap Kobandaha.(yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.