SUARASULUT.COM,BITUNG– Ini kata walikota Bitung Max Lomban. “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada dengan menjaga kebersihan diri pribadi dan lingkungan dari bahaya Virus Corona” himbau Lomban.
Ada baiknya jika mengenali gejalanya dengan seksama. Berikut adalah gejala virus korona seperti dikutip dari John Hopkins Medicine dan Aljazeera.
1. Mirip dengan Flu
Gejala virus corona memang mirip dengan flu. Seseorang yang terinfeksi virus korona biasanya akan menunjukkan gejala awal yaitu demam, batuk, nyeri pada tubuh, kelelahan, hingga muntah dan diare.
Namun, gejala awal ini tidak selalu parah. Bisa juga hanya gejala ringan. Yang pasti agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain, jika sudah mengalami batuk atau bersin-bersin, segera gunakan masker.
2. Pneumonia
Pneumonia terjadi karena kantung udara dalam paru-paru terkena infeksi. Di Indonesia, penyakit ini dikenal dengan nama paru-paru basah.
Biasanya orang yang terjangkit pneumonia memiliki gejala berupa batuk berdahak, demam menggigil, hingga kesulitan bernapas.
Dalam kasus infeksi virus korona, seseorang bisa memiliki gejala yang sama persis dengan pneumonia. Disarankan jika ada tanda-tanda seperti ini untuk segera ke rumah sakit terdekat.
3. Gejala Mulai Terlihat Sejak Hari 1-14
Dikutip dari Aljazeera, biasanya jarak antara infeksi dengan gejala virus korona timbul mulai dari hari pertama hingga hari ke-14. Namun, kebanyakan orang yang terinfeksi menunjukkan gejala pada hari ke-5 atau ke-6.
4. Tidak Ada Gejala
Meski demikian, orang yang terinfeksi virus korona bisa juga tak memperlihatkan gejala sama sekali.
5. Bisa Sembuh
Meski bisa menyebabkan kematian, namun virus corona bisa disembuhkan. Duta besar Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian mengatakan, bahwa sebanyak 632 warga China yang terjangkit virus corona berhasil sembuh.
Oleh karena itu, kalau merasakan gejala di atas segera berobat ke Rumah Sakit dan jangan lupa gunakan masker.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan, Presiden Jokowi mengimbau agar masyarakat tidak panik terhadap adanya virus corona di Indonesia.(angky)
