Pemda Bolsel Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

oleh -117 views

SUARASULUT.COM,BOLSEL– Selasa, (10/12/2019), Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui Kantor Kesatuan Dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat bertempat di Aula Kesbangpol.
Tujuannya sosialisasi dan pembentukan tim forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
“Atas nama pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow Selatan kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada segenap undangan yang telah hadir mengikuti acara ini dengan penuh semangat dan dengan rasa kebersamaan,” ujar Asisten I Ramli Abdul Majid saat membuka acara.
Ramli juga mennyampaikan, bahwa berdasarkan Permendagri nomor 2 tahun 2018 sebagaimana telah diubah dengan peraturan Menteri damal Negeri nomor :46 tentang kewaspadaan dini daerah, maka dalam upaya menjaga persatuan, kesatuan, kerukunan nasional ada umumnya dan di Daerah Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) khususnya serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, untuk mewujudkan ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat, perlu dilakukan upaya-upaya kewaspadaan dini masyarakat, kondisi kepekaan, kesiagaan, dan antisipasi masyarakat, dalam menghadapi potensi dan indikasi kemungkinan timbulnya ancaman gangguan hambatan dan tantangan. Oleh sebab itu sebagai langkah antisipasi hal tersebut maka dibentuklah Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) serta dewan penasehat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (WANHAT FKDM) dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan sampai dengan tingkat desa.
“Bolmong Selatan FKDM masih terhitung baru memulai, tetapi bukan berarti pemerintah tidak peduli dengan FKDM di daerah, terbukti pemerintah mengelentorkan anggaran FKDM di tahun ini sebesar Rp. 21.270.800 dan tahun 2020 sebesar Rp. 18.865.250,” jelas Ramli.
Selanjutnya, Dirinya juga menyampaikan keanggotaan daripada FKDM terdiri atas wakil-wakil ormas, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan elemen masyarakat lainnya. Sedangkan keangotaan dewan penasehat FKDM terdiri atas Bupati sebagai ketua dan kepala kantor kesatuan bangsa dan politik sebagai sekretaris serta instansi lainnya.
“Dengan hal tersebut kami mohon kepada semua untuk bisa mengikuti dan berpartisipasi sebagai pengurus FKDM tingkat kabupaten ini untuk mengantisipasi potensi ancaman keamanan, gejala atau ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan secara dini serta memberikan rekomendasi sebagai pertimbangan bagi pimpinan daerah kita dalam penyelenggaraan kewaspadaan dini masyarakat,” terangnya.
Berharap wilayah indonesia pada umumnya dan Bolaang Mongondow Selatan khususnya semoga situasi tetap aman, dan kondusif, warga masyarakat bisa hidup rukun, tentram, tertib, dan senantiasa menjaga persatuan / kesatuan, sehingga terwujud masyarakat Bolaang mongondow Selatan yang religius, berbudaya, bermastabat, maju dan sejahtera serta mendapatkan BERKAH dari sang pencipta Allah SWT tuhan yang maha esa.
“Saya berharap tetap tertib untuk mengikuti kegiatan ini hingga selesai,” pungkasnya.(hamka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *