Pemkab Peringati Hari Guru dan Kesehatan

SUARASULUT.COM,BOLMONG- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menggelar Upacara hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 48 yang di rangkaikan dengan Hari guru nasional ke 74 dan hari kesehatan nasional di lapangan Kantor Bupati Bolaang Mongondow.
Bertindak selaku inspektur upacara Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yanny Ronny Tuuk.
Dalam sambutan Presiden Republik indonesia yang dibacakan oleh wakil Bupati Bolaang Mongondow mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota KORPRI dimanapun saudara berada, baik yang ada di tanah air maupun di seluruh penrakilan Republik lndonesia di Luar Negeri.
Lebih lanjut Wabup mengatakan Revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan. Di sisi lain, persaingan antarnegara juga semakin sengit untuk berebut teknologi, berebut pasar dan memperebutkan talenta – talenta hebat yang digunakan untuk memajukan negaranya.
Menurutnya dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cata-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain. Karena itu, saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan.
Wakil Bupati mengajak seluruh Anggota KORPRI untuk terus menerus bergerak mencari , terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi. Orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata.
Dalam sambutannya wabup mengajak Karena itu, saya mengajak pada seluruh anggota KORPRI yang tersebar di seluruh lndonesia menjadi garda terdepan dalam merajut persatuan, menjaga tali persaudaraan sebagai satu saudara se-bangsa dan se-tanah air.
“Kita harus ingat bahwa negara kita adalah negara besar. Negara dengan ’17 ribu pulau, dengan agama, suku, budaya dan bahasa daerah yang beragam. Kita adalah negara yang ber-bhinneka tunggal ika. Keberagaman ini adalah kekuatan kita” ungkapnya.(ano)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *