Ditangan OD-SK Ekonomi Sulut Terus Bertumbuh

SUARASULUT.COM,MANADO– Perekonomian Sulawesi Utara, terus bertumbuh di tangan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.
Berdasarkan besaran Produk Domestik Regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Triwulan III 2019 mencapai Rp33,08 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp22,58 triliun.
Menurut Kepala BPS Sulut Ateng Hartono dari sisi produksi, pertumbuhan didorong sebagian besar lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Jasa Lainnya yang tumbuh 20,66 persen. Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) yang tumbuh sebesar 7,27persen.
Lanjutnya, ekonomi Sulut triwulan III 2019 tumbuh sebesar 4,90 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Jasa Lainnya, yaitu sebesar 17,75 persen. Sementara dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Pembentukan Modal Tetap Bruto yang tumbuh sebesar 17,47 persen.
Hartono mengaku, ekonomi Sulawesi Utara secara kumulatif hingga triwulan III 2019 (c-to-c) tumbuh 5,73 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh seluruh lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Jasa Lainnya yang tumbuh 13,09 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi c-to-c adalah Komponen Pengeluaran LNPRT yang tumbuh sebesar 9,42 persen.
“Peningkatan jumlah wisatawan baik nusantara maupun mancanegara didukung pula dengan adanya perhelatan event berskala nasional dan internasional di Sulawesi Utara sangat berpengaruh,” tegasnya.
Tak hanya itu, pertumbuhan tertinggi selanjutnya adalah lapangan usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 18,22 persen; dan Pengadaan Listrik, Gas dan Produksi Es sebesar 10,14 persen. Struktur PDRB Sulawesi Utara menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III 2019 belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor ; Konstruksi; dan Transportasi. Pergudangan masih mendominasi PDRB Sulawesi Utara, dengan distribusi masing-masing sebesar 20,51 persen; 12,65 persen; 12,05 persen; dan 11,24 persen.
Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan III-2019 (y-on-y), lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor memiliki sumber pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 1,01 persen, diikuti oleh Konstruksi sebesar 0,77 persen; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 0,73 persen; dan Transportasi dan Pergudangan sebesar 0,58 persen.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2019 Terhadap Triwulan II-2019 (q-to-q) Ekonomi Sulawesi Utara triwulan III-2019 terhadap triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 4,90 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Jasa Lainnya yang tumbuh 17,75 persen. Tingginya pertumbuhan tersebut disebabkan oleh terus tumbuhnya wisatawan baik nusantara maupun mancanegara yang didukung juga oleh beberapa event di triwulan III-2019. Selain itu, lapangan usaha Jasa Keuangan dan Asuransi dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yang tumbuh masing-masing 13,78 persen dan 12,53 persen juga ikut menjadi pendorong pertumbuhan.(wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *